Month: December 2016

Cara Menghapus Blog WordPress

Cara Menghapus Blog WordPress

WordPress seperti yang kita tahu hadir dalam dua rasa:

  1. WordPress.com, merupakan platform gratis tanpa kita harus repot meng-install dan men-setting blog secara manual. Untuk Url-nya biasanya adalah namablog.wordpress.com.
  2. WordPress.org, platform ini juga gratis tetapi kita harus men-setting web hosting dan meng-install blog WordPress secara manual. Kita harus menyewa web hosting untuk menjalankannya.

Pada artikel kali ini kami akan membahas cara menghapus blog WordPress (baik WordPress.com dan WordPress.org).

Cara Menghapus Blog WordPress.com

Untuk menghapus blog WordPress.com lebih mudah, karena bisa langsung dilakukan dari dashboard. Log in ke dashboard blog WordPress kamu terlebih dahulu.

Lalu buka menu Settings untuk mengakses pilihan untuk menghapus blog. Scroll terus ke bawah sampai kamu menemukan “Delete Site.” Klik tombolnya, dan sistem akan meminta untuk memasukan password.

Dengan menghapus menggunaka “Delete Site” semua konten akan dihapus dan tidak bisa dikembalikan. Untuk artikel kamu bisa mem-backup-nya terlebih dahulu jika diperlukan.

Cara Menghapus Blog WordPress Melalui cPanel

Cara ini adalah untuk menghapus blog WordPress selain versi .com. Jika kamu memasang WordPress dengan sistem auto-install, ikuti cara ini untuk menghapusnya.

Login ke dashboard cPanel web hosting kamu, lalu pilih tab “Hosting.” Cari domain dari blog WordPress kamu, kemudian tekan tombol ‘Switch’ untuk mengkonfigurasinya.

Buka cPanel auto-install tool, dan pilih pilihan WordPress. Lalu pilih ‘Uninstall,’ dan setelah proses selesai akan muncul pesan “Software has been uninstalled.”

Blog WordPress kamu telah terhapus, tetapi kamu dapat memasang ulang dengan menggunakan cPanel auto-install tool.

Cara Menghapus Blog WordPress Secara Manual

Jika kamu memasang WordPress secara manual di web hosting, maka kamu juga harus menghapusnya secara manual. Ada tiga cara yang bisa dilakukan.

1. Menggunakan Console Commands

Untuk menghapus direktori blog menggunakan akses SSH, bisa menggunakan input seperti:

$ ssh [email protected]
## Switch to your webroot directory
$ cd /var/www
## Remove the entire WordPress directory (in this case /blog)
$ rm -r blog

2. Menggunakan FTP

Buka aplikasi FTP client seperti FileZilla dan log in ke server FTP. Username dan password harusnya disediakan oleh penyedia web hosting.

Cari direktori WordPress, klik kanan pada foldernya, dan pilih ‘Delete. Atau bisa menghapusnya dengan menekan tombol CTRL + Delete dari keyboard.

3. Menggunakan File Manager Web-Based

Untuk menggunakan File Manager, kamu harus log ini ke dashboard web hosting kamu, lalu cari aplikasi file manager. Kemudian cari direktori WordPress dan hapus folder tersebut.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Cara Setup Push Notification WordPress

Cara Setup Push Notification WordPress

Cara Setup Push Notification WordPress

Push notification atau web push notifications, dalam beberapa tahun terakhir ini semakin popular di kalangan pebisnis dan marketer online. Push notification cara lain yang bisa digunakan untuk menambah audiens, meningkatkan return visitor, dan yang paling drastis adalah meningkatkan CTR. Kali ini kami akan memberitahukan cara untuk men-setup push notification WordPress.

Apa Itu Push Notification?

Sebelum membahas cara setup push notification WordPress, kita harus tahu dulu apa itu push notification? Push notification WordPress memungkinkan kamu secara otomatis memberikan notifikasi atau pemberitahuan kepada pengunjung jika ada konten baru yang baru saja dipublish. Atau kamu bisa mengirimkan pesan tertentu kapan saja. Push notification pertama kali diperkenalkan pada Android dan iOS ditahun 2009, dan mulai menyebar ke platform lainnya termasuk WordPress.

Setup Push Notification WordPress

Mungkin sebelumnya kamu pernah berkunjung ke website tertentu, kemudian muncuk pop up yang menanyakan ingin menampilkan notifikasi atau tidak. Jika kamu memberi ijin, maka setiap ada update konten baru akan muncul notifikasi. Untuk memasang push notification WordPress bisa menggunakan ekstensi yang bernama OneSignal.

Selain OneSignal, ada banyak ekstensi push notification WordPress lainnya seperti: PushCrew, PushUp, PushEngage, Pushify, Pushprime, Roost, PushAssist dan juga Desktop & Mobile Push Notification System.

Pada tutorial kali ini, kami memiliki untuk menggunakan OneSignal yang bisa digunakan gratis.

Langkah 1

Pastinya kamu harus mendownload, kemudian menginstall plugin OneSignal terlebih dahulu. Kamu harus mendownloadnya dari repository resmi WordPress, kemudian mencari dengan mengetik namanya.

Langkah 2

Kemudian, masuk ke situs OneSignal dari aplikasi web browser dan buat akun gratis.

Langkah 3

Kemudian klik pada “Add a new app” dan beri nama pada aplikasi tersebut. Beri nama apa saja, lalu klik ‘Create.’

Langkah 4

Pilih “Website Push” dan klik ‘Next.’

Langkah 5

Pilih untuk setup Google Chrome dan Firefox terlebih dahulu, untuk Safari belakangan. Kemudian klik ‘Next.’

Langkah 6

Masukan URL website WordPress kamu, pastikan protocolnya benar HTTP atau HTTPS. Kemudian pilih icon yang ingin kamu tampilkan, kamu bisa menguploadnya ke Gallery di WordPress, kemudia meng-copy URL gambarnya. Dimensi dari ikon adalah 192 x 192 piksel. Kemudian pilih ‘Save.’ Jika tidak memilih gambar, akan ditampilkan gambar bawaan dari OneSignal.

Langkah 7

Pada tampilan layar berikutnya kita akan memiliki target SDK, langsung saja pilih ‘WOrdPress,’ lalu klik ‘Next.’

Langkah 8

Pada tampilan layar berikutnya, kita akan melihat Rest API key dan App ID, kamu harus meng-copy informasi ini ke plugin OneSignal di WordPress kamu. Biarkan halaman web ini tetap terbuka.

Langkah 9

Kembali ke halaman admin website WordPress kamu, buka settings OneSignal Push dan pilih Configuration. Masukan App ID dan Rest API key yang tadi kamu dapat. Untuk yang lainnya abaikan untuk saat ini, kemudian klik ‘Save.’

Langkah 10

Refresh halaman website WordPress kamu, apakah sudah muncul pesan notification?

Langkah 11

Kemudian kembali ke halaman web OneSignal, sekarang klik pada “Check Subscribed Users.” dan klik “done.”

Langkah 12

Sekarang kita mensetup untuk aplikasi browser Safari. Klik pada menu App Settings dari menu settings OneSignal. Lalu klik pada “Configure.”

Langkah 13

Masukan nama dari website kamu, dan kamu juga bisa menambahkan ikon kamu sendiri. Setelah menambahkan informasi, kemudian klik tombol “save”.

Langkah 14

Buka halaman App settings dari plugin OneSignal, kemudian copy Web ID-nya dan kini buka settings configration paste key ke Safari Web ID, scroll ke bawah dan klik ‘save.’

Dan sekarang website kamu sudah mempunyai notifikasi di website WordPress kamu.

 

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Memperbaiki Error File Pluggable.php di WordPress

Memperbaiki Error File Pluggable.php di WordPress

Apakah kamu pernah mengalami error file pluggable.php di website WordPress kamu? Kadang-kadang ketika kamu menambahkan code snippet pada website WordPress kamu atau mengaktifkan plugin baru, mungkin kamu pernah mengalami error file pluggable.php. Pada artikel kali kami, kami akan menunjukan cara untuk memperbaiki error file pluggable.php di WordPress.

Kapan dan Mengapa Kamu Mengalami Error File Pluggable.php?

WordPress memungkinkan pengguna dan plugin untuk menimpa fungsi core tertentu, fungsi-fungsi ini berada di file pluggable.php.

Jika plugin WordPress atau code snippet gagal untuk mengoreksi penanganan salah satu fungsi ini, maka kamu akan melihat error file pluggable.php, seperti gambar dibawah ini.

Memperbaiki Error File Pluggable.php di WordPress

Kadang kamu masih bisa untuk melanjutkan kerja kamu di website WordPress ini atau kamu kada mengalami error yang muncul pada area admin.

Memperbaiki Error File Pluggable.php di WordPress

File pluggable.php merupakan file core dari WordPress, bukanlah ide yang bagus untuk mengedit file ini sebagai pilihan utama, meski ada error yang menunjukan kesana. Kebanyakan error berasal dari lokasi yang berbeda.

Warning: Cannot modify header information – headers already sent by (output started at /home/username/demosite/wp-content/themes/mytheme/functions.php:1035) in /home/username/demosite/wp-includes/pluggable.php on line 1179

Untuk memperbaiki masalah ini, lihatlah lokasi pertama yang disebutkan pada pesan error. Dalam contoh di atas, sumber error adalah file functions.php pada line 1035. Ini berarti kamu harus mengedit file functions dan mengganti atau menghapus kode (line 1035) yang menyebabkan error tersebut.

Terkadang error sudah ada pada header yang disebabkan oleh kelebihan ‘space’ setelah menutup tag php ?>, jadi kamu bisa menghapus ‘space’ tersebut, dan kemungkinan akan memperbaiki masalah ini.

Contoh lainnya:

Warning: Cannot modify header information – headers already sent by (output started at /home/username/demosite/wp-content/plugins/some-plugin-name/some-plugin.php:144) in /home/username/demosite/wp-includes/pluggable.php on line 1090

Pesan error ini menunjukan bahwa plugin yang menyebabkan website WordPress menjadi error. Jadi cara yang paling gampang adalah dengan menonaktifkan plugin tersebut, dan kamu bisa memberitahukan kepada pembuat plugin tersebut.

Pada kebanyakan kasus error File pluggable.php bukan disebabkan oleh file itu sendiri. Error tersebut biasanya disebabkan oleh potongan code yang ditambahkan pada file functions.php, atau coding plugin dan tema yang kurang baik. Cara yang paling mudah adalah menghapus atau mengedit kode tersebit, atau menonaktifkan plugin atau tema dan error akan hilang.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

15 Widget WordPress Yang Paling Popular

15 Widget WordPress Yang Paling Popular

15 Widget WordPress Yang Paling Popular

Selain menyediakan banyak tema dan plugin, content management system WordPress juga menyediakan banyak sekali widget seperti: Sidebar manager widget, profil widget, rating widget, testimonial widget, recent post widget, social media widget, dan masih banyak widget WordPress lainnya.

Berikut ini adalah 15 widget WordPress yang paling popular.

1. Category Post (WordPress Widget)

Dari namanya kita sudah bisa menebak bahwa widget WordPress yang satu ini memiliki fungsi untuk menampilkan posting terbaru dari kategori yang spesifik. Ada banyak fitur yang ditawarkan oleh widget ini dan widget ini sangat ringan.

2. SEO Smart Widget

Widget WordPress ini telah ditingkatkan dengan menggunakan kode baru dan memiliki fitur baru. Fitur baru tersebut diantaranya adalah pilihan untuk NOFOLLOW dan daftar custom keywords. Sebagai tambahan widget ini juga secara otomatis untuk membuat link tags, post dan categories pada blog kamu ke keyword dan phrase pada komentar dan post.

3. Sidebar Login Widget

Widget ini menyediakan pilihan login yang ditampilkan pada sidebar di blog kamu, sehingga kita semakin mudah jika ingin melakukan login.

4. Simple Subscribe Widget

Dengan widget ini pengunjung dapat dengan mudah untuk mendaftar menjadi subscriber blog kamu.

5. Twitter Widget

Dari namanya kita sudah tahun fungsi dari widget ini, yakni menampilkan update Twitter terbaru yang akan ditampilkan pada sidebar.

6. Twitter Widget

Widget ini dapat membuat menu drop-down dari daftar pages dan categories dari blog kamu. Memungkinkan untuk memilih layout horizontal atau vertical.

7. Image Widget

Menambahkan foto ke blog kamu melalui WordPress media manager.

8. Floating Social Media Icon Widget

Semua profile media sosial kamu seperti Twitter, Facebook, RSS feeds dan YouTube akan dihubungkan ke blog kamu dan ditampilan dalam bentuk icon.

9. Quotes Collection Widget

Widget ini dapat membuat blog kamu semakin menarik dengan menambahkan quote favorit kamu.

10. Google Calendar Events (WordPress Widget)

Menampilkan kalender dengan event yang disinkronisasi dengan akun Google.

11. Quick Chat (WordPress Widget)

Chatting dengan dengan aman dan semua chat akan disimpan pada database WordPress.

12. Testimonials Widget

Dengan widget ini kamu bisa menambahkan review, portfolio, quote atau teks dengan gambar atau video pada halaman WordPress yang bisa ditampilkan secara random.

13. WP Widget Cache (WordPress Widget)

Widget ini dapat digunakan untuk mempercepat blog kamu dengan menghapus SQL querry.

14. Special Recent Posts (WordPress Widget)

Dengan widget ini semua post terbaru akan ditampilkan.

15. Search Meter (WordPress Widget)

Widget untuk mengetahui apa yang dicari oleh pengunjung di blog kamu.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Cara Memperbaiki Error WordPress di Image Upload

Cara Memperbaiki Error WordPress di Image Upload

Mungkin kamu pernah mengalami error WordPress pada saat melakukan upload image. Kamu tidak bisa mengupload foto pada WordPress, dan foto-foto yang sebelumnya sudah diupload di WordPress kamu tidak muncul pada media library, hanya muncul tampilan broken. Pada artikel kali ini kami akan mencoba membantu memperbaiki error WordPress ini.

Masalah ini sering terjadi karena file permissions yang salah. Direktori upload WordPress kamu seharusnya memiliki file permission yang benar, jika tidak maka file yang ada di direktori upload tidak bisa ditampilkan pada website WordPress kamu. Untuk mengatur file permission direktori upload kamu menjadi benar kembali, kamu membutuhkan FTP client seperti Filezilla.

Yang menjadi masalah siapa yang mengganti file permission? Padahal sebelumnya tidak ada masalah.

Hal ini bisa terjadi karena beberapa alasan. Hal ini mungkin terjadi karena penyedia web hosting yang kamu gunakan melakukan upgrade dan sesuatu terjadi yang menyebabkan file permission berubah. Bisa juga hal ini dilakukan oleh hacker yang berhasil masuk dan mengubah file permission. Atau bisa juga karena konfigurasi share hosting yang kurang baik, ketika satu pengguna memasang tema atau plugin dari sumber yang tidak terpercaya, script pada tema atau plugin yang kurang bagus dapat mengganti file permission pada semuanya yang ada di server tersebut.

Hal yang harus kamu lakukan sekarang untuk memperbaiki error WordPress ini, adalah mengubah kembali file permission seperti awalnya. Jika ragu, kamu bisa langsung menghubungi penyedia web hosting yang kamu gunakan, atau memperbaikinya sendiri.

Untuk memperbaiki error WordPress ini, masuk ke website WordPress kamu dengan FTP client, lalu masuk ke direktori /wp-content/. Disana kamu akan melihat folder /uploads/. Klik kanan pada folder uploads dan pilih file permissions.

Akan muncul dialog box baru yang akan terbuka untuk file permissions. Untuk pertama kamu harus mengganti file permission untuk direktori upload itu sendiri. Untuk menggantinya masukan angka 744 pada kotak “Numeric value:” Kemudian centang kotak disebelah “Recurse into subdirectories,” dan pilih pada “Apply to directories only, ” lalu klik OK. Jika file permission 744 belum memperbaiki masalah kamu, coba ganti menjadi 755.

Cara Memperbaiki Error WordPress di Image Upload

Langkah selanjutnya adalah mengubah file permission untuk semua file yang ada di dalam direktori uploads. Klik kanan pada folder uploads dan pilih file permission. Pada dialog box file permission masukan angka 644 pada kotak “Numeric value:” Kemudia centak kotak disebelah “Recurse into subdirectories,” dan pilih “Apply to files only,” dan terakhir adalah klik OK untuk mengganti file permissions.

Cara Memperbaiki Error WordPress di Image Upload

Setelah kamu melakukan semua langkah di atas, coba buka kembali ke halaman admin website WordPress kamu, dan coba upload gambar apakah sudah bisa. Mudah-mudahan cara ini dapat memperbaiki error WordPress pada image upload ini.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.