8 Plugin WordPress Dasar Yang Wajib Ada di Website WordPress

8 Plugin WordPress Dasar Yang Wajib Ada di Website WordPress

WordPress dapat menjadi jawaban bagi kamu untuk membuat website yang keren tanpa harus menulis coding-nya sendiri. Kamu bisa membuat website apa saja dengan CMS ini, mulai dari blog pribadi, website portfolio, company profile, forum, hingga website eCommerce.

WordPress menyediakan tempat dimana kamu bisa men-download ribuan plugin, dimana plugin-plugin ini menawarkan kemampuan tertentu yang bisa kamu tambahkan di website kamu seperti fitur keamanan, anti-spam, pengelola backup, SEO, membuat gallery foto, dan masih banyak lagi kemampuan yang bisa ditambahkan dengan plugin ini.

Dengan begitu banyaknya plugin WordPress yang tersedia, apalagi kamu yang baru dengan WordPress pastinya bingung untuk memilih plugin dan apakah plugin yang nantinya dipasang akan berguna untuk website kamu. Maka pada post kali ini saya akan memberitahu beberapa plugin WordPress dasar yang wajib ada di website WordPress kamu, apapun tipe website kamu.

Inilah daftar plugin WordPress dasar yang wajib ada.

1. Yoast SEO

Apapun tipe website kamu, kamu membutuhkan plugin untuk SEO dan Yoast SEO merupakan plugin SEO terbaik untuk WordPress.

SEO atau search engine optimization ini sangat berguna untuk mengoptimalkan semua halaman website WordPress kamu, tujuan agar semua halaman website kamu bisa mendapatkan ranking terbaik di halaman hasil pencarian mesin pencari seperti Google Search.

Ketika kamu melakukan pencarian apa saja di Google Search, pada halaman hasil pencarian pastinya kamu cenderung akan mengklik halaman website yang ada pada halaman 1 hasil pencarian, benar bukan? Halaman website yang muncul di halaman pertama hasil pencarian Google Search tentunya akan mendapatkan traffic atau pengunjung yang lebih banyak, kerena orang-orang juga lebih suka mengklik halaman website yang ada di halaman 1.

Tentunya kamu ingin agar website kamu mendapatkan banyak pengunjung, dan SEO merupakan hal yang wajib kamu lakukan. Dan Yoast SEO merupakan plugin WordPress dasar yang wajib ada di website WordPress kamu.

2. WordFence Security

Karena CMS WordPress merupakan CMS nomor 1 di internet, bukanlah hal asing lagi kalau website WordPress juga menjadi target serangan popular. Untuk itu kamu wajib melindungi website WordPress kamu, dan Wordfence Security merupakan plugin WordPress dasar yang wajib ada untuk membantu mengamankan website kamu

Plugin ini bekerja dengan cara men-scan website kamu untuk mengetahui masalah keamanan potensial seperti misalnya password yang lemah, plugin berbahaya hingga men-scan HeartBleed. Jika ada masalah yang terdeteksi, akan memberitahukannya ke mau, sehingga kamu bisa memperbaikinya.

Selain itu plugin ini juga menawarkan fitur Firewall, dan kamu juga bisa memblokir alamat IP tertentu.

3. Akismet

Spam juga menjadi masalah berikutnya yang sering di alami oleh pengguna WordPress. Website WordPress kita dibanjiri dengan komentar-komentar yang biasanya berisi link ke website mereka (spammer). Tujuannya adalah untuk mendapatkan backlinks dan mencuri traffic kita. Yang menjadi masalah adalah biasanya link ini mengarah ke website-website yang dibenci oleh Google, sehingga dapat membahayakan website kita karena bisa saja kita di blacklist oleh Google Search. Untuk itu kita harus menghindari spam.

Akismet merupakan plugin WordPress dasar yang dapat melindungi website WordPress kita dari serangan spam. Setelah memasang dan mengaktifkan plugin Akismet, secara otomatis akan memfilter komentar spam dan mencegah komentar ini ditampilkan pada website kita. Jika kita salah memblokir komentar, kita juga bisa secara manual untuk me-review dan menampilkan komentar yang baik.

4. UpdraftPlus Backup Plugin

Kalau plugin UpdraftPlus Backup Plugin ini dapat membantu kamu untuk membuat backup website WordPress kamu kemudian melakukan restore dari file backup ini atau untuk keperluan migrasi ke server baru.

Backup menjadi hal yang sangat penting, ketika kamu mencoba sesuatu seperti misalnya mencoba plugin atau tema baru, atau mengubah kode, bisa saja website WordPress kamu malah menjadi error. Dengan file backup, kamu bisa mengembalikan website WordPress kamu seperti sebelum kamu melakukan perubahan apapun.

Jadi sebelum melakukan perubahan apapun pada website kamu, buat dulu file backup, dan UpdraftPlus Backup Plugin dapat membantu kamu.

5. WP Smush

Website yang baik menurut algoritma Google Search adalah kecepatan dari website kamu, semakin cepat akan semakin disukai oleh Google Search, dan kemungkinan halaman website kamu muncul di hamalan 1 Google Search semakin besar. Untuk itu kamu wajib untuk mengoptimalkan halaman website kamu menjadi semakin lebih cepat.

Salah satu faktor yang mempengaruhi website kamu ada file gambar atau foto. Banyak mereka pengguna baru WordPress yang langsung meng-upload gambar berukuran besar tanpa mengoptimalkannya terlebih dahulu. Gambar yang besar akan membuat website kamu menjadi lebih lama, karena harus men-download file gambar yang berukuran besar ketika dibuka di browser yang digunakan oleh pengunjung.

Untuk itu sebelum kamu upload gamabr kamu harus mengoptimalkan (mengkompres) gambar sebelum di-upload. Namun jika tidak tahu caranya, kamu bisa menggunakan plugin yang bernama WP Smush.

WP Smush merupakan plugin yang dapat mengubah ukuran dan mengoptimalkan gambar yang kamu upload ke website WordPress kamu. Sehingga website kamu menjadi lebih optimal.

6. WP Super Cache

Selain mengoptimalkan gambar-gambar yang ada di website WordPress kamu, cara lain untuk meningkatkan kecepatan website kamu adalah dengan membuat cache.

Plugin WP Super Cache akan bekerja otomatis membuat file html statis dari website WordPress kamu. Melalui caching ini, dapat mempercepat waktu loading dari setiap halaman website WordPress kamu ketika dibuka oleh pengunjung.

7. Google Analytic by MonsterInsigts

Tentunya kamu ingin tahu ada berapa banyak traffic atau pengunjung yang datang ke website WordPress kamu, halaman apa saja yang paling banyak dikunjungi, keyword yang dicari oleh pengunjung dan data analisis lainnya.

Dengan plugin Google Analytics by MonsterInsights dapat memberikan data-data Google Analytics, tetapi tentunya kamu harus punya akun Google Analytics dan menghubungkannya ke plugin ini untum memulai analisis.

8. MCE Table Buttons

Satu-satunya kekurangan dari editor di WordPress adalah tidak adanya tombol untuk membuat table. Jika kita ingin membuat konten yang di dalamnya ada table, kita harus menulis kode HTML secara manual, hal ini sangat sulit apalagi buat yang masih baru, saya sendiri pun tidak tahu kode HTML untuk membuat table.

Dengan plugin yang bernama MCE Table Buttons. Setelah mengaktifkannya, sekarang ada tombol baru untuk menambahkan table di editor WordPress.

 

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

webhosting berkualitas