Category: Tips

Pengeluaran Sesunguhnya dari WordPress CMS

wordpress self hosted

Pengeluaran Sesunguhnya dari WordPress CMS

wordpress self hostedSetiap kita mendengar wordpress cms pasti ada satu kata yang akan tersirat di benak pikiran kita, yaitu gratis. Hal ini memang benar adanya, file yang diperlukan untuk menginstal WordPress pada server dan menjalankannya memang gratis. Seorang pembuat konten yang tidak tetap bahkan bisa mendaftar di WordPress.com dan menjalankan seluruh situs web mereka secara gratis, tidak pernah membayar sepeser pun jika semua yang mereka inginkan adalah fitur yang paling dasar. Tapi ada diantara kita yang menjadikan tumpuan utama dalam setiap pekerjaan kita dan membutuhkan fitur lebih di dalamnya.

Perlu kita ketahui untuk menggunakan WordPress CMS dengan segala fitur lengkapnya, dibutuhkan pengeluaran yang lumayan mahal. Lalu bagaimana caranya untuk menekan pengeluaran tersebut ? Untuk menggunakan WordPress sebagai alat untuk membangun bisnis online atau offline, perlu dilihat bukan sebagai  perangkat lunak blog gratis , tetapi sebagai akuisisi bisnis yang sah. Untuk menekan atau meminimalisir anggran tersebut hal yang harus kita ketahui adalah apa saja yang kita perlukan untuk mendukung manajemen WordPress kita.

Baca juga: Tips memilih WordPress Hosting

1. Hosting situs Anda pada WordPress.com

Jika kita menjalankan situs kita di WordPress.com, kita akan menerima tingkat dasar shared hosting gratis. Namun, untuk memiliki domain sendiri (sebagai lawan situslain.wordpress.com) itu akan dikenakan biaya antara $ 18-25 per tahun.

2. Hosting pilihan sendiri

Jika anda memilih untung menghosting situs kita sendiri, tentunya kita dapat menekan biaya di sektor ini. Menggunakan shared hosting yang berkisar di harga $ 4,50, tetapi dijamin situs kita akan berjalan dengan server lain yang lebih besar pemakaian dan akan mempengaruhi kinerja loading situs kita. Tidak seperti WordPress.com, hosting personal yang kita pilih untuk website kita dapat memberi kita pilihan tema yang tidak terbatas. Kita dapat memilih satu gratis dari repositori tema WordPress, membeli tema premium, atau mengembangkan sendiri. Biaya berikutnya yang dibutuhkan untuk

3.  Premium theme

Kebanyakan para pemilik bisnis yang mendirikan situs untuk kepentingan mereka, tidak memiliki kemampuan atau bayangan untuk tema situs mereka. Maka dari itu WordPress menyediakan premium theme untuk pengembangan situs klien mereka, kisaran harga yang ditawarkan sekitar $80. Perbedaan yang cukup jauh dibandingkan dengan kita menggunakan tema gratis dirasa masih masuk akal karena dengan menggunakan premium theme kita akan diberikan tema yang sangat sesuai dengan situs kita.

Ketiga penjelasan diatas setidaknya dapat memberikan kita gambaran pengeluaran untuk mengunakan fitur WordPress ini. Pilihan tetap di tangan kita, jika kita berniat membuka bisnis online yang memang sudah direncanakan dengan segala perhitungannya maka biaya yang dikeluarkan pasti besar, namun bagi kita yang hanya ingin menggunakan WordPresss sebagai manajemen blog kita atau situs tentang kita sendiri, maka kata “Gratis” ini masih dapat kita manfaatkan.

Apa bila Anda sedang ingin memiliki dan membangun website atau blog dan mencari WordPress Hosting Indonesia terbaik, maka Anda sedang membaca artikel yang tepat. Anda bisa membangun website atau blog Anda dengan https://www.jakartawebhosting.com/

Pantengin terus artikel di WordPress Hosting Indonesia untuk menemukan tips dan trik tentang WordPress Hosting lebih banyak

Jakartawebhosting.com menyediakan berbagai pilihan paket cloud hosting dengan harga yang terjangkau, serta memiliki customer support yang handal yang siap membantu kamu selama 24 jam.

 

Kalian juga dapat menempatkan website WordPress kalian pada JakartaWebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia

Jakarta Web Hosting Indonesia

Pengeluaran Sesunguhnya dari WordPress CMS

Install WordPress dengan Fantastico Bagi Pemula

Install WordPress dengan Fantastico Bagi Pemula

Install WordPress dengan Fantastico Bagi Pemula

Install WordPress dengan Fantastico Bagi Pemula

Website dengan CMS WordPress

CMS WordPress merupakan sebuah perangkat lunak atau seterusnya akan disebut software yang dapat membuat sebuah website mulai dari front end maupun back end website. Apa sih maksudnya front end dan back end? Pada dasarnya, istilah front end yang maksud adalah tampilan tampilan website yang bisa dilihat oleh para pengunjung website, bisa dibilang merupakan tampilan utama sebuah website. Sedangkan istilah back end yang dimaksud adalah tampilan administrator website yang tidak akan bisa dilihat oleh para pengunjung website. Kenapa begitu? Karena back end ditujukan untuk dapat mengubah ubah tampilan website yang terdapat di front end. Dan yang pastinya hanya pemilik website lah yang memiliki akses untuk masuk ke dalam back end CMS WordPress.

Jadi, pada dasarnya CMS adalah sebuah software yang cukup bermanfaat bagi orang orang yang ingin memiliki website bahkan kalian bisa menggunakannya sebagai pengembangan terhadap website kalian lebih jauh. Pada umumnya, CMS biasanya menggunakan HTML dengan CSS sebagai desain tampilan halaman front end.

Hosting dibutuhkan untuk menjalankan sebuah website. Semua jenis website baik HTML + CSS, maupun segala jenis CMS pasti membutuhkan hosting, tidak terkecuali CMS WordPress. Pada CMS WordPress, penyedia jasa hosting menawarkan dua pilihan, yaitu hosting gratis yang memiliki kapasitas terbatas atau self hosting (hosting yang diserahkan sepenuhnya kepada user).

Jika kalian memilih self hosting, beban penginstallan akan diberikan kepada kalian. Itu berarti segala proses penginstallan kita sendiri yang melakukannya. Namun jangan khawatir, kalian akan dipandu dalam proses penginstallan apabila menggunakan jasa layanan hosting berbayar. Kalian harus menginstallnya langsung di hosting dengan fitur Fantastico yang biasanya sudah disediakan oleh layanan hosting tersebut.

Hal pertama yang harus kalian lakukan dalam proses penginstallan adalah login terlebih dahulu ke hosting yang sudah kalian sewa. Kemudian, pilih menu Fantastico/Softacolous App Installer. Apabila kalian menyewa paket hosting dengan cPanel x, maka fitur tersebut biasanya terletak pada halaman bagian bawah. Scroll mouse kalian ke bawah dan kemudian pilih WordPress. Lalu klik tombol install, kemudian akan muncul beberapa pilihan yang dapat diubah sesuai keinginan atau kebutuhan kita, di antaranya sebagai berikut.

  1. Choose protocol: pilih protokol website kalian, apakah kalian ingin menggunakan http:// [tanpa www] atau http://www. [menggunakan www].
  2. Selanjutnya, untuk menginstall Fantastico WordPress, kalian bisa memilih ”Choose domain”: pilih domain yang ingin diinstall WordPress. Hal ini berlaku apabila kalian mempunyai lebih dari satu domain yang masih belum terpakai di hosting tersebut. Jika tidak, maka kalian akan secara otomatis memakai domain tersebut.
  3. In Directory: tentukan letak file wordpress kita, misalnya kalian membuat sebuah blog tanpa directory tambahan, http://www.namablog.com atau http://www.namablog.com/wp. Namun saya sarankan kosongkan isi pada pilihan ini.
  4. In Directory: tentukan letak file wordpress kita, misalnya kalian membuat sebuah blog tanpa directory tambahan, http://www.namablog.com atau http://www.namablog.com/wp.
  5. Selanjutnya, untuk menginstall Fantastico WordPress, pada “Database Name” isi dengan nama database yang diinginkan, namun maksimal karakter biasanya tujuh karakter.
  6. Table Prefix: untuk ini biarkan saja default/jangan diubah, sementara yang lainnya silakan kalian isi sesuai dengan yang diinginkan.

Demikian langkah-langkah yang dapat kalian lakukan dalam menginstall Fantastico WordPress.

Jakartawebhosting.com, Akan Membantu Anda Untuk Menjalankan WordPress Anda

Jakarta Web Hosting Indonesia

Jakarta Web Hosting Indonesia

Instal WordPress dengan Fantastico Bagi Pemula

Mengenal Nama Domain dan Komponen Dasar Nama Domain

Mengenal Nama Domain dan Komponen Dasar Nama Domain

Mengenal Nama Domain dan Komponen Dasar Nama Domain

Mengenal Nama Domain dan Komponen Dasar Nama Domain

Ketika kita membuat sebuah website, kriteria yang mutlak supaya website bisa diakses oleh semua orang di mana pun dan kapan pun melalui internet ialah mempunyai web hosting dan satu lagi ialah mempunyai domain name yang merepresentasikan website Anda. Pada post kali ini saya akan menjelaskan jauh lebih detail hal yang mengenai nama domain atau domain name.

Mengenal Nama Domain atau Domain Name

Diibaratkan rumah, tanah itu ialah sebuah jaringan internet, rumah ialah sebuah jasa layanan web hosting, isi rumah ialah sebuah data-data website yang ingin ditampilkan isi-isi websitenya, sedangkan domain name ialah alamatnya rumah Anda supaya orang lain dapat menemukan website Anda. Jadi, secara kesimpulan yang singkat, web hosting itu ialah sebuah tempat yang berguna untuk menyimpan file-file website supaya website bisa berdiri dan diakses oleh siapa saja melewati jaringan internet. Dan guna mengakses situs ini tentunya pengunjung memerlukan alamat guna mengunjunginya, domain name berikut yang adalah alamat dari sebuah website.

Beberapa hal misal domain name terkenal seperti website mesin pencarian Google.com, website media sosial Facebook.com, website sumber ilmu pengetahuan Wikipedia.org, website marketplace Tokopedia.com dan masih banyak lagi jenis website yang berada di internet dan sebagainya. Seperti yang dapat kita lihat nama domain, terdiri dari nama dari domain dan sebuah ekstensi, namanya misalnya ialah Facebook dan ekstensinya ialah .com.

Ekstensi domain name ini pun dikenal dengan istilah top-level domain (TLD). Di mana pada ketika kita melakukan pendaftaran nama domain, di samping mengisi nama domain uniknya, kita pun harus memilih TLD-nya. Ada tidak sedikit ekstensi TLD yang ditawarkan mulai dari yang sangat umum seperti .com, .org, sampai TLD dengan kode negara atau contry code top-level domains (ccTLD) seperti .co.id dan .id sebagai ekstensi nama domain negara Indonesia.

Dan perlu diketahui secara baik, bahwa nama domain tersebut adalah nama yang bersifat sangat unik. Jadi andai sudah ada situs dengan domain name Facebook.com, maka kita telah tidak dapat mempunyai nama yang sama, namun kita mempunyai peluang untuk memilikinya dengan terus mencari nama domain yang sesuai dengan yang kita inginkan.

Domain name tersebut sistemnya ialah membeli guna jangka masa-masa tertentu yang umumnya ialah 1 tahun sampai 10 tahun. Jika bisnis tidak memperpanjang domain name-nya setelah berakhir masa kontrak, maka siapa saja dapat membelinya. Tetapi tidak langsung setelah berakhir kontraknya.

Pemilik lama masih diberikan sejumlah kesempatan 0-45 hari sesudah masa kontrak habis, yang bakal masuk ke dalam masa Renewal, disini empunya masih dapat memperpanjang masa kontraknya. Jika setelah tersebut tidak pun diperpanjang, masuk ke masa Redemption, andai pemilik lama hendak mendapatkan domainnya kembali mesti menunaikan lebih mahal (10x lipat), lamanya sampai 30 hari. Jika masih belum diperpanjang masuk ke masa Pending Delete sekitar 5 hari, yang adalahpersiapan guna menghapusnya, empunya lama masih dapat mendaftarkan pulang domainnya dengan ongkos tambahan. Dan andai masih belum pun diperpanjang domain bakal dihapus dan terdapat untuk siapa saja.

Jadi sesudah mempunyai nama domain, tidak boleh lupa untuk terus menerus memperpanjangnya supaya anda tidak kehilangan domain tersebut. Untuk melakukan pembelian nama domain, kamu bisa membelinya dari penyedia jasa web hosting, yang seringkali juga meluangkan pendaftaran domain yang sangat murah.

Seperti pada https://www.jakartawebhosting.com/domainname/ yang menyediakan pendaftaran domain yang sangat murah

5 Tool Online Untuk Bantu Cari Nama Domain

5 Tool Online Untuk Bantu Cari Nama Domain

5 Tool Online Untuk Bantu Cari Nama Domain

Ingin memiliki website? Maka dua hal yang kamu butuhkan untuk memulainya nama domain dan web hosting. Nama domain itu adalah alamat website yang diketik oleh pengunjung untuk dapat mengakses website kamu.

Memilih nama domain bisa membuat kamu pusing. Pada post kali ini saya akan membahas 5 tool online yang bisa kamu gunakan untuk memilih nama domain yang tepat untuk website kamu.

1. Name Mesh

Name Mesh merupakan tool yang simpel, tinggal ketik dua atau tiga keyword yang diinginkan, maka tool ini akan men-generate beberapa variasi nama domain.

2. Lean Domain Search

Dari namanya saja kita sudah bisa menebak bahwa tool ini akan membanti kita menemukan nama domain yang tepat untuk website kita. Tinggal ketik keyword yang kamu inginkan dan langsung di-generate banyak rekomendasi, yang bisa kamu filter berdasarkan popularitas, panjannya atau secara abjad.

3. Bust a Name

Tool yang satu ini menawarkan fitur yang lebih banyak dibandingkan dengan tool lainnya. Termasuk kemampuan untuk men-set prefiks, sufiks, tanda-hubung, dan jamak.

4. Shopify Business Name Generator

Ini tool favorit saya, bukan hanya sekedar membantu menemukan nama domain untuk website, Shopify Business Name Generator juga dapat membantu kita untuk menemukan nama bisnis yang akan kita mulai. Shopify sendiri merupakan platform eCommerce untuk membangun online store.

5. DomainsBot

DomainsBot tidak hanya dapat membantu menemukan nama domain yang cocok untuk website kamu. Tool ini juga bisa kamu gunakan untuk memberitahu jika domain incaran kamu masa kontraknya akan segera berakhir.

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Mengapa Back Up Website WordPress Sangat Penting?

Mengapa Back Up Website WordPress Sangat Penting

Mengapa Back Up Website WordPress Sangat Penting

Tidak ada yang lebih menyakitkan selain dari kehilangan file yang berharga untuk selama-lamanya. Hal ini juga berlaku untuk file website, dimana konten-konten yang selama ini sudah kita buat tiba-tiba saja bisa menghilang. (more…)