Cara Install WordPress Menggunakan WAMP di Windows

Cara Install WordPress Menggunakan WAMP di Windows

Cara Install WordPress Menggunakan WAMP di Windows

Jika kamu ingin belajar membuat website dengan mudah, kamu bisa belajar dengan menggunakan content management system atau CMS WordPress di komputer Windows kamu. Pada artikel kali ini, saya akan membuat cara untuk meng-install WordPress di Windows dengan menggunakan WAMP. WordPress menjadi CMS yang paling popular dan digunakan oleh banyak orang di seluruh dunia untuk membuat website yang keren.

Instal WordPress Menggunakan WAMP di Windows

Untuk memulainya, kamu per mendownload dua paket software WAMP dan WordPress tentunya. WAMP merupakan singkatan dari Windows, Apache, MySQL dan PHP. Download WAMP disini, dan pilih 32-bit atau 64-bit sesuai dengan spesifikasi sistem komputer yang digunakan. Untuk download WordPress bisa disini, pilih yang .zip.

Setelah download selesai, install WAMP di Windows, ikuti saja panduan yang ada dilayar. Pada saat instalasi akan diminta untuk memilih default browser yang akan digunakan. Setelah ini akan diminta untuk memasukan SMTP server dan email, default-nya adalah localhost dan [email protected], biarkan saja dan klik tombol Next.

Setelah WAMP terinstal, buka aplikasi tersebut, dan sekarang ada ikon WAMP berwarna hijau di system tray, dipojok kanan bawah.

Pada beberapa kasus terjadi error yang memberitahukan “MSVCR110.dll is missing,” jika kamu mengalami hal ini, download Visual C++ Redistributable for Visual Studio 2012 Update 4 dari situs Microsoft, kemudian kamu install di PC yang kamu gunakan.

Setelah meng-install tersebut, WAMP masih belum bisa digunakan, karena ikonnya masih berwarna orange, kita bisa menggunakannya setelah berubah menjadi hijau. Ada cara untuk memperbaiki masalah ini. Klik pada ikon WAMP, lalu pilih Apache-> Service-> Instal Service. Akan muncuk command promt window, tekan tombol Enter untuk melanjutkan. Sekarang seharusnya ikon sudah berubah menjadi hijau, jika masih belum, klik kembali ikon WAMP lalu pilih Restart All Services.

Jika kamu tidak mengalami error seperti diatas, langsung lanjut ke langkah ini. Klik ikon WAMP dan pilih phpMyAdmin. Setelah diklik aplikasi browser yang sudah kamu pilih akan terbuka. Pada halaman web ini kamu bisa membuat database untuk website kamu. Untuk membuat database, klik tab Database.

Masukan nama database yang kamu inginkan, lalu disebelahnya pada menu drop down pilih Collation, dan klik tombol create untuk membuat database.

Sekarang setelah membuat database, buka folder dimana file WordPress yang telah kamu download tadi. File WordPress berupa Zip, dan kamu harus meng-ekstraknya. Pindahkan folder yang telah diesktrak kedalam folder dibawah ini:

C:\wamp\www

Selanjutnya beri nama folder ini, bisa WordPress, WP, blog atau apapun nama website yang kamu inginkan. Setelah itu buka browser pilihan kamu, lalu masukan URL:

localhost/wp

Ganti wp dengan nama folder pilihan kamu, yang kamu buat pada langkah sebelumnya.

Sekarang kamu akan masuk ke halaman install WordPress, pilihan pertama adalah untuk mengatur bahasa, pilih bahasa yang kamu inginkan dan klik tombol Continue.

Pada layar selanjutnya adalah kamu diminta untuk memasukan Database Name, Username, Password, Database Host dan Table Prefix.

  • Database Name: Masukan sesuai dengan nama database yang telah kamu buat, seperti pada langkah sebelumnya.
  • Username: root
  • Password: Kosongkan
  • Database Host: localhost
  • Table Prefix: wp_

Setelah mengisi semuanya, tinggal klik tombo Submit. Jika semuanya benar ada pilihan Run the install. Sekarang masukan informasi website yang dibutuhkan, seperti Site title, login username, password, email ID, dan lainnya. Setelah itu, membutuhkan waktu beberapa saat hingga install WordPress selesai di komputer Windows kamu.

Setelah install WordPress beres, sekarang kamu sudah bisa login ke dashboard WordPress, dan masukan username dan password yang sudah kamu buat sebelumnya. URL untuk masuk ke WordPress seperti ini:

http://localhost/wp/wp-admin

Ganti wp sesuai dengan nama folder yang kamu buat di atas.

Sekarang kamu sudah bisa belajar untuk membuat website atau blog dengan menggunakan WordPress di komputer Windows kamu.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

5 Plugin jQuery Slider Terbaik Untuk WordPress

5 Plugin jQuery Slider Terbaik Untuk WordPress

5 Plugin jQuery Slider Terbaik Untuk WordPress

Salah satu hal terbaik dari WordPress adalah kemampuan untuk menambahkannya elemen visual tanpa perlu menulis baris kode. Menggunakan plugin yang tepat, kamu bisa menambahkan fitur yang keren seperti kalender interaktif atau form contact.

Pada artikel kali ini saya akan membahas mengenai 5 Plugin jQuery slider terbaik untuk blog atau website WordPress kamu. (more…)

Cara Membuat Sitemap di WordPress

Cara Membuat Sitemap di WordPress

Cara Membuat Sitemap di WordPress

Ketika membuat website, merupakan ide bagus untuk membuat rencana layout dari semua halaman dan bagian. Praktek ini dapat membantu memastikan pengalaman navigasi yang lebih mulus untuk pengunjung dan juga dapat mengelola konten secara lebih rapi.

XML sitemap, bagaimanapun, tidak dibuat untuk pengunjung manusia. Sebaliknya, mereka dibuat khusus untuk mesin crawler dari mesin pencari seperti Google Search yang menavigasi suatu website dan mengindkes halaman-halamannya. XML sitemap juga dapat mempercepat penemuan konten baru dan dapat memberikan website dorongan SEO.

Pada artikel kali ini saya membahas mengenai cara membuat sitemap di WordPress.

Cara Membuat Sitemap di WordPress – Menggunakan Yoast SEO

Cara termudah untuk membuat sitemap di WordPress adalah dengan menggunakan plugin SEO seperti Yoast SEO. Kamu dapat secara cepat meng-install plugin ini dari menu Plugins di Dashboard WordPress.

Yoast SEO merupakan plugin SEO terbaik untuk WordPress. Plugin ini menyediakan semua yang kamu butuhkan untuk on-page optimization. Termasuk untuk membuat sitemap di WordPress.

Untuk membuat sitemap di WordPress, login ke Dashboard WordPress lalu pilih menu SEO-> XML Sitemaps. Pastikan untuk memilih “Enable” dibawah XML sitemap. Setelah meng-Enable, kamu dapat XML sitemap dengan mengklik tombol XML Sitemap.

Salah satu keuntungan menggunakan Yoast SEO untuk membuat sitemap adalah konfigurasi yang mudah. Sebagai contoh, kamu dapat dengan mudah membuat user sitemap dengan meng-Enable fungsi “Author/user sitemap.” Dari sana kamu dapat secara spesifik memasukan user mana yang termasuk di sitemap seperti user tanpa post, administration, contributor, dan lain sebagainya.

Kamu juga dapat menentukan tipe post yang akan dimasukan di sitemap. Selain dari post dan pages, kamu juga dapat memilih untuk menambahkan media, yang membuat gambar kamu lebih mudah dicari.

Dan, kamu juga dapat untuk tidak memasukan post dengan menggunakan post ID. Post ID ini bisa dilihat dari URL edit post, biasanya “wp-admin/post.php?post=44.”

Membuat HTML Sitemap

Selain membuat XML sitemap, kamu juga bisa dengan mudah membuat HTML sitemap dengan WordPress.

Untuk membuat HTML site, bisa menggunakan plugin terpisah yang bernama WP Sitemap Page. Install plugin tersebut dan aktifkanm lalu pilih Settings-> WP Sitemap Page.

Dengan plugin ini kamu juga bisa, memilih post dan page tertentu yang tidak dimasukan kedalam sitemap.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

WordPress 4.7.5 Hadir Dengan Update Keamanan

WordPress 4.7.5 Hadir Dengan Update Keamanan

WordPress 4.7.5 Hadir Dengan Update Keamanan

Pagi ini ketika membuka dashboard WordPress saya ada pemberitahuan mengenai update baru WordPress 4.7.5. Penasaran fitur apa saja yang dibawa oleh update baru ini, saya mengunjungi halaman resmi WordPress.org.

Menurut halaman WordPress.org, update WordPress 4.7.5 merupakan security release yang fokus memperbaiki celah keamanan pada versi sebelumnya dan WordPress menyarankan penggunanya untuk segara melakukan update. Jika kamu sudah mengaktifkan fitur update otomatis, maka seharusnya versi WordPress kamu sudah yang terbaru. Namun tidak ada salahnya kamu untuk mengecek apakah sudah menggunakan versi 4.7.5 yang paling baru.

WordPress 4.7.5 memperbaiki masalah keamanan yang berpengaruh pada WordPress 4.7.4 serta versi sebelumnya. Total ada 6 masalah keamanan yang diperbaiki:

  1. Insufficient redirect validation pada HTTP class. Dilaporkan oleh Ronni Skansing.
  2. Penanganan post meta data value yang tidak tepat pada XML-RPC API. Dilaporkan oleh Sam Thomas.
  3. Kurangnya kemampuan memeriksa post meta data pada XML-RPC API. Dilaporkan oleh Ben Bidner dari WordPress Security Team.
  4. Celah Cross Site Request Forgery (CRSF) ditemukan pada filesystem credentials dialog. Dilaporkan oleh Yorick Koster.
  5. Celah cross-site scripting (XSS) ditemukan ketika mencoba meng-upload file berukuran besar. Dilaporkan oleh Ronni Skansing.
  6. Celah cross-site scripting (XSS) ditemukan pada yang terkait dengan Customizer. Dilaporkan oleh Weston Ruter dari WordPress Security Team.

Selain masalah keamanan diatas, WordPress 4.7.5 juga membawa perbaikan pemeliharaan untuk rilis 4.7. Untuk informasi lebih lanjut mengenai rilis ini, kamu bisa melihatnya disini.

Download WordPress 4.7.5 atau update langsung dari Dashboard -> Updates dan tinggal pilih klik Update Now. Bagi yang mengaktifkan update otomatis seharusnya sudah mulai meng-update versi WordPress terbaru ini.

Mempercepat WordPress Dengan Mengurangi Request HTTP

Mempercepat WordPress Dengan Mengurangi Request HTTP

Mempercepat WordPress Dengan Mengurangi Request HTTP

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mempercepat website atau blog WordPress, salah satunya dengan cara mengurangi request HTTP. Ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk mempercepat WordPress dengan memperbaiki masalah gravatar dan lainnya.

Gravatar

Jika kamu menggunakan sistem komentar bawaan WordPress, secara default sistem komentar ini akan membuat request HTTP yang terpisah untuk setiap gravatar. Jika website kamu banyak yang memberikan komentar, hasilnya akan membuat banyak request dan redirect yang sangat tidak dibutuhkan seperti yang bisa dilihat pada contoh dibawah.

Ada beberapa cara untuk mengatasi masalah ini.

Cara 1 – Disable User Gravatar

Cara pertama adalah dengan menonaktifkan user gravatar dan menggunakan hanya local avatar. Namun hal ini tidak ideal, meskin dapat mempercepat website WordPress kamu.

Untuk melakukannya, install plugin WordPress yang bernama WP User Avatar“. Setelah itu pada menu settings kli pada “Disable Gravatar and use only local avatars.” Lalu pilih default avatar.

Cara 2 – Gunakan Disqus

Cara kedua yang lebih baik adalah menggunakan sistem komentar Disqus yang menggunakan lazy load, dimana dengan lazy load hanya men-load komentar yang ada di tampilan layar, jika pengguna men-scrol kebawah baru akan terbuka komentar berikutnya. Hal ini akan mengurangi jumlah request HTTP.

2. Menonaktifkan Emoji

Dengan dirilisnya WordPress 4.2 hadir dengan fitur tambahan dukungan Emoji. Sayanganya hal ini termasuk file javascript tambahan wp-emoji-release.min.js?ver=4.3.1 pada header. Hal ini akan membuat tambahakn request HTTP yang tidak dibutuhkan, terutama jika kamu bahkan tidak menggunakannya.

Untuk menonaktifkan Emoji bisa dengan beberapa langkah dibawah.

Cara 1 – Plugin WordPress

Untuk menonaktifkan Emoji bisa menggunakan plugin yang bernama Disable Emoji“. Plugin ini akan menonaktifkan fungsi emoji.

Cara 2 – Fungsi WordPress

Jika kamu tidak mau menggunakan plugin, ada alternatif dengan mengedit file functions.php. Tambahkan kode dibawah ini.

/**
 * Disable the emoji's
 */
function disable_emojis() {
 remove_action( 'wp_head', 'print_emoji_detection_script', 7 );
 remove_action( 'admin_print_scripts', 'print_emoji_detection_script' );
 remove_action( 'wp_print_styles', 'print_emoji_styles' );
 remove_action( 'admin_print_styles', 'print_emoji_styles' ); 
 remove_filter( 'the_content_feed', 'wp_staticize_emoji' );
 remove_filter( 'comment_text_rss', 'wp_staticize_emoji' ); 
 remove_filter( 'wp_mail', 'wp_staticize_emoji_for_email' );
 add_filter( 'tiny_mce_plugins', 'disable_emojis_tinymce' );
}
add_action( 'init', 'disable_emojis' );

/**
 * Filter function used to remove the tinymce emoji plugin.
 * 
 * @param array $plugins 
 * @return array Difference betwen the two arrays
 */
function disable_emojis_tinymce( $plugins ) {
 if ( is_array( $plugins ) ) {
 return array_diff( $plugins, array( 'wpemoji' ) );
 } else {
 return array();
 }
}

3. Menonaktifkan Fitur Embeds

Sejak WordPress 4.4 ada script baru yang di-load wp-embed.min.js, dimana script ini memungkinkan kita secara mudah untuk meng-emdeds video, gambar, tweet dan lainnya. WordPress secara otomatis akan mengubah URL video YouTube menjadi YouTube embed dan menampilkan live preview pada visual editor.

Meski banyak pengguna WordPress yang menggunakan fitur ini, ada banyak juga pengguna yang tidak menggunakan atau tidak membutuhkan fitur ini. Jika kamu termasuk yang tidak menggunakannya, kamu bisa menonaktifkan embed untuk mengurang request HTTP.

Cara 1 – Plugin WordPress

Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan plugin yang bernama “Disable embeds.” Plugin ini memiliki fitur:

– Mencegah embed ke website kita oleh pengguna lain.
– Mencegah Meng-embed website berbahaya.
– Menonaktifkan semua JavaScript yang berkaitan dengan fitur ini.

Cara 2 Fungsi WordPress

Caranya dengan mengedit file funtions.php.

// Remove WP embed script
function speed_stop_loading_wp_embed() {
if (!is_admin()) {
wp_deregister_script('wp-embed');
}
}
add_action('init', 'speed_stop_loading_wp_embed');