Cara Perbaiki Error Redirect di WordPress

Cara Perbaiki Error Redirect di WordPress

Cara Perbaiki Error Redirect di WordPress

Menjalankan website atau blog WordPress.org yang kita hosting sendiri memiliki banyak keuntungan, kita bisa bebas mendandani website atau blog kita serta kita akan mendapatkan banyak sekali ilmu. Namun tentunya yang dapat membuat kita menjadi pusing tujuh keliling adalah ketika website atau blog kita mengalami error.

Salah satu error yang paling sering terjadi adalah error redirect di WordPress. Hal ini terjadi karena terlalu banyak redirect sehingga menimbulkan masalah.

Mengapa Saya Mendapatkan Error Redirect di WordPress?

Error redirect ini biasanya terjadi karena kesalahan konfigurasi pada masalah redirect. Seperti yang kita ketahui bahwa WordPress memiliki struktur URL yang SEO friendly yang digunakan sebagai fungsi redirect. Beberapa plugin WordPress yang popular juga menggunakan fungsi redirect. Sebagai contoh, plugin SEO WordPress memungkinkan untuk menghapus category base dari category URL dengan me-redirect pengunjung ke URL tanpa category base. Plugin SSL dan Cache WordPress juga menggunakan fungsi redirect.

Karena kesalahan konfigurasi ini dari plugin-plugin tersebut, website atau blog website kamu akan me-redirect pengunjung ke URL yang sebenarnya telah me-redirect mereka kembali ke reffering URL. Hal ini menyebabkan web browser terjebak dalam dua halaman dan memunculkan pesan error.

Cara Memperbaiki Error Redirect di WordPress

Kebanyakan salah konfigurasi yang paling sering terjadi adalah URL yang salah pada WordPress Address URL atau setting Site Address URL.

Misalnya, kita asumsikan bahwa website kamu memiliki URL http://www.example.com. Masuk ke Dasboard WordPress, masuk ke menu Settings-> General, ganti WordPress dan Site Address. Jika kamu menggunakan prefix www, maka ganti ke menjadi http://example.com. Dan jika kamu tidak menggunakan prefix www, maka ganti menjadi http://www.example.com.

Ganti Site URL Tanpa Akses ke Admin Area

Jika kamu tidak bisa masuk ke area WordPress Admin, kamu tetap bisa mengganti setting ini dengan menggantinya pada file wp-config.php. Masuk ke website menggunakan aplikasi FTP client. Setelah masuk ke website kamu, cari file yang bernama wp-config.php. Download file ini, lalu kemudian edit file ini menggunakan aplikasi teks editor seperti Notepad. Tinggal tambahkan dua baris script dibawah ini, dan ganti example.com dengan URL domain kamu.

define('WP_HOME','http://example.com');
define('WP_SITEURL','http://example.com');

Save dan upload kembali ke server lewat FTP. Dan sekarang coba akses website WordPress kamu. Jika masih belum bisa, coba tambahkan prefix www didepan url domain kamu.

Cara Memperbaiki Error Redirect Lainnya

Jika cara diatas masih belum memperbaiki error redirect yang kamu alami, bisa jadi error ini disebabkan oleh plugin. Apakah sebelumnya error redirect ini terjadi kamu memasang plugin? Atau mengupdate plugin? Jika ya maka kamu harus menonaktifkan plugin tersebut.

Untuk menonaktifkan plugin, kamu bisa masuk ke FTP. Lalu cari folder wp-content/plugins/. Cara plugin yang baru kamu pasang atau kamu update, hapus foldernya. Dan coba lihat apakah website kamu sudah normal atau belum.

Atau jika kamu tidak tahu plugin mana yang menyebabkan error redirect, maka kamu harus mencobanya satu persatu. Backup dulu semua plugin dengan mendownloadnya. Setelah itu hapus semua plugin, dan coba apakah website kamu sudah kembali normal, seharusnya sih tidak ada masalah. Sekarang coba upload kembali plugin satu persatu, setelah mengupload satu plugin selesai, harus coba website kamu apakah berjalan normal. Jika normal, lanjutkan mengupload plugin satu lagi, begitu seterusnya. Jika kamu sehabis meng-upload satu plugin, website kamu error, berarti plugin tersebut yang menyebabkan error.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Lihat Versi WordPress Dari Command Line

Lihat Versi WordPress Dari Command Line

Lihat Versi WordPress Dari Command Line

Bagaimana saya tahu versi WordPress yang saya gunakan pada website saya? Salah satu cara untuk mengetahui versi WordPress bisa dari Linux terminal, dengan mengetik command line yang terbilang simpel.

Kenapa Saya Harus Tahu Versi WordPress Yang Digunakan?

Mengetahui versi dari software WordPress yang kamu gunakan sangat penting untuk mengetahui apakah kamu aman dari berbagai serangan terbaru, eksploitasi dan masalah bugs yang terjadi pada versi WordPress yang telah usang. Sangat penting untuk kamu selalu mengupdate software WordPress yang kamu gunakan ke versi terbaru yang memperbaiki bugs dan menambal lubang keamanan yang ditemukan pada versi terdahulu. Selain itu kamu juga harus selalu mengupdate versi plugin dan tema yang kamu gunakan.

Versi WordPress dapat diketahui dengan berbagai cara, cara yang paling mudah menemukannya adalah dengan login ke area admin WordPress. Dari sini kamu bisa melihat apakah sudah menggunakan software WordPress terbaru atau juga mengetahui jika ada update terbaru yang tersedia.

Melihat Versi WordPress Dari Command Line

Namun, jika kamu membutuhkan untuk mengetahu versi WordPress dari command line karena kamu tidak memiliki akses ke area Admin WordPress. Maka kamu bisa menjalankan command grep untuk melihat versinya dari file version.php, yang berada di dalam direktori wp-includes.

Ketik command dibawah ini dari terminal sebagai root:

grep wp_version /home/user/public_html/wp-includes/version.php

Pastikan kamu menggantinya dengan full path dari instalasi WordPress di server kamu. Outputnya kurang lebih seperti ini:

[[email protected]:~]grep wp_version /home/wordpresshostingindonesia/public_html/wp-includes/version.php
 * @global string $wp_version
$wp_version = '4.7.2';
[[email protected]:~]

Seperti yang kamu lihat, versi yang diperlihat dari command line sama dengan yang ada pada Dasboard WordPress.

Sekarang kamu sudah tahu versi dari software WordPress yang kamu gunakan untuk website kamu. Cara ini menjadi solusi jika kamu tidak memiliki akses ke area Admin atau Dasboard WordPress.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Cara Mengganti Password WordPress Dari PhpMyAdmin

Cara Mengganti Password WordPress Dari PhpMyAdmin

Cara Mengganti Password WordPress Dari PhpMyAdmin

Bisakah saya mengganti password WordPress dari PhpMyAdmin? Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengganti password WordPress, dan salah satunya cara menggantinya bisa dari PhpMyAdmin. Dan kali ini kami akan membahas mengenai caranya ini.

Seperti yang kita tahu bahwa kita bisa mengganti password WordPress dengan login ke Dashboard WordPress, namun terkadang kita tidak punya akses ke email yang terhubung ke akun yang ingin kita ubah. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengakses database menggunakan PhpMyAdmin.

Mengganti Password WordPress Dari PhpMyAdmin

Sebagai content management system (CMS) yang paling banyak digunakan di internet, dimana CMS ini mentenagai 25% dari semua website di internet. Website WordPress sering menjadi target serangan keamanan.

Jika kamu tidak mengupdate software WordPress baik file inti atau core maupun pluginnya, maka website kamu sering menjadi target serangan, dan terkadang kamu bisa kehilangan akses untuk masuk ke dashboard wp-admin. Semua pengguna akan kehilangan email login dan juga passwordnya dan kamu tidak bisa mengganti passwordnya ini dari dashboard.

Cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan masuk ke control panel dan gunakan tool PhpMyAdmin.

Cara Mereset / Mengganti Password WordPress Dari PhpMyAdmin

Yang pertama harus dilakukan adalah login ke control panel. Jika kamu menggunakan control panel cPanel, login ke dalam cPanel, kemudian masuk ke databases dan kemudian pilih pilihan PhpMyAdmin.

Untuk mengetahui database dari WordPress kamu, kamu bisa melihatnya dari file wp-config.php yang ada dilokasi di dalam direktori root dari instalasi WordPress. Berikut ini adalah contoh dari file wp-config.php, dimana kamu bisa melihat detil database:

/** The WordPress Database Name */
define('DB_NAME', 'wordpresshostingindonesia_wordp1');

/** MySQL database username */
define('DB_USER', 'wordpresshostingindonesia_wordp1');

/** MySQL database password */
define('DB_PASSWORD', 'database_password');

/** MySQL hostname */
define('DB_HOST', 'localhost');

Pada contoh ini, nama database adalah:

define('DB_NAME', 'wordpresshostingindonesia_wordp1');

Dan tentu saja nama database website kamu akan berbeda dengan kami.

Setelah tahu nama database WOrdPress kamu, sekarang buka lagi PhpMyAdmin, dan pada kolom pencarian, kamu akan melihat semua database, termasuk WordPress.

Pilih dan klik nama database yang sudah kamu ketahui. Setelah itu akan terbuka daftar tables yang dimulai dengan “wp_” prefix.

Kemudian cari table wp_users, klik pada table database. Hal ini akan membuka daftar akun pengguna website WordPress kamu. Klik pada ikon Edit dari pengguna yang kamu ingin ganti passwordnya.

Edit pada kotak user_pass untuk mengganti password WordPress. Pilih MD5 pada pilihan drop-down pada kotak function.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Cara Transfer Blogger ke WordPress

Cara Transfer Blogger ke WordPress

Cara Transfer Blogger ke WordPress

Blogger merupakan tool blog yang disediakan gratis oleh Google. Dengan tool ini kamu dapat dengan mudah membuat blog, tanpa ribet sewa web hosting agar blog kamu bisa tayang di internet. Namun platform ini memiliki keterbatasan, seperti misalnya hanya tersedia sedikit template untuk mempercantik blog kamu.

Jika kamu mempunyai rencana untuk pindah dari Blogger ke WordPress, karena blog kamu bertambah besar dan kamu ingin mengembangkannya. Ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk transfer Blogger ke WordPress. Namun yang saya bahas ini bukannya WordPress.com seperti Blogger, tetapi WordPress dimana kamu harus menyewa web hosting sendiri.

Cara Transfer Blogger ke WordPress

1. Cari Web Hosting Baru

Jika pada Blogger kamu tidak perlu repot menyewa web hosting dan melakukan setup. Dengan menggunakan WordPress kamu harus mencari web hosting dan melakukan setup. Untuk mudahnya kamu bisa mencari penyedia hosting yang menawarkan paket WordPress Hosting yang mendukung instalasi hanya dengan beberapa klik. Ada banyak penyedia web hosting yang menyediakan layanan tersebut.

2. Ekspor Blog Blogger

Setelah dapat dan men-setup WordPress Hosting, kini kamu harus transfer Blogger ke WordPress, mentransfer kontennya.

Untuk melakukannya, login ke dashboard Blogger dan masuk ke menu Settings->Other. Pada halaman ini klik pada tombol ‘Back Up Content’ dibawah bagian ‘Import & Back Up.’ Simpan file back-up di tempat yang aman. File ini disimpan dalam format .xml.

3. Impor Konten ke WordPress

Setelah mempunyai file back-up, kini kita harus mengimpornya ke website WordPress. Hal ini bisa kamu lakukan setelah proses setup WordPress di server kamu selesai. Masuk ke dashboard WordPress dan masuk ke menu Tool-> Import.

Kamu akan melihat pilihan Blogger. Jika kamu belum pernah menggunakannya, maka kamu harus memilih Install Now dulu untuk mengaktifkan fitur ini.

Setelah proses instalasi selesai akan muncul pilihan Activate Plugin & Run Importer. Klik tombol tersebut, dan sekarang pilih file .xml dari back-up di langkah 2.

4. Switch Permalinks

Permalink merupakan bagaimana URL kamu di-struktur. Karena kamu mengimport semua konten dari Blogger, maka kita harus mengubah struktur URL-nya semirip mungkin dengan Blogger.

Dari dashboard WordPress masuk ke menu Settings-> Permalinks. Lalu pilih pilihan Month and name. Hal ini yang paling mirip dengan struktur URL Blogger.

5. Redirect dari Blogger ke WordPress

Sekarang kita akan me-redirect blog Blogger ke website WordPress yang baru. Kita akan melakukannya pada site-level dan juga per-post basis. Hal ini memastikan semua yang mengunjungi blog Blogger kamu akan di-redirect ke website WordPress.

Kita bisa memasang plugin yang bernama Blogger 301 Redirect untuk membantu hal tersebut. Install kemudian aktifkan plugin ini, lalu ikuti instruksinya.

Sekarang, kita harus me-redirect RSS feed ke WordPress feed yang baru.

Buka dashboard Blogger, klik Add disebelah Post Feed Redirect URL. Masukan URL dari WordPress feed kamu saat ini.

6. Impor Gambar

Terkadang tidak semua gambar di transfer dari Blogger ke WordPress. Untuk mengembalikan semua gambar, kamu harus meng-upload ulang semua gambar yang tidak tertransfer. Cari gambar aslinya dan download, kemudian tambahkan ke WordPress. Dari dashboard WordPress, masuk ke Media-> Add New, dan upload gambar-gambar yang diinginkan.

Transfer dari Blogger ke WordPress memang tidaklah terlalu sulit, tetapi membutuhkan waktu.

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Hacker Incar Website WordPress Yang Tidak Update

Hacker Incar Website WordPress Yang Tidak Update

Hacker Incar Website WordPress Yang Tidak Update

Hacker tidak membutuhkan waktu lama bagi mereka yang lambat untuk mengupdate website WordPress-nya ke versi WordPress terbaru. Seperti yang kita tahu bahwa update terbaru adalah WordPress 4.7.2.

Update WordPress terbaru tersebut dirilis ke publik pada tanggal 26 Januari 2017. Dimana update terbaru ini memperbaiki isu termasuk cross-site scripting dan celah SQL inejction, serta masalah pada taxonomy terms.

Peneliti keamanan dari Sucuri, yang secara pribadi mengungkapkan celah pada WordPress, mengatakan bahwa ada sekitar empat campaign yang berbeda yang menargetkan website WordPress yang masih belum diupdate. Padahal WordPress telah menambahkan fitur untuk update otomatis, namun banyak pengguna yang memilih untuk menon-aktifkan fitur ini dan menguji update sebelum mereka menggunakannya pada website yang penting.

Keempat campaign ini melakukan scan massal di internet mencari website WordPress yang masih menjalankan WordPress versi yang rentan dan mencoba untuk mengeksploitasi celah yang ada. Sebagai besar serangan dimual dalam waktu dua hari dari pengungkapan publik dan mengarahkan ke website defacements.

Campaign terbesar telah menyerang lebih dari 66.000 website WordPress, dan angka tersebut akan terus bertambah seiring dengan Google membuat index baru dari halaman website. Sucuri mengidentifikasi kelompok ini sebagai w4l3XzY3 dan memiliki empat alamat IP yang digunakan dalam defacements: 176.9.36.102, 185.116.213.71, 134.213.54.163 dam 2a00.1a48.7808.104.9b57.dda6.eb3c.61e1.

Tiga campaign lainnya telah menyerang sekitar 500 website WordPress untuk setiap masing-masing campaign. Sucuri mengidentifikasi ketiganya sebagai Cyb3r-Shia, By+NeT.Defacer, dan By+Hawleri_hacker.

Celah memang terdengar sepele, namun dapat dieksploitasi dan hacker dapat mengeksploitasinya celah tersebut untuk memodifikasi konten pada halaman website, atau untuk membuat serta menghapus posting.

Website administrator sangat disarankan untuk segera meng-update versi WordPress yang digunakannya menjadi versi yang paling baru. Atau berisiko merusak reputasi website WordPress mereka di mesin pencari seperti Google.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.