Tag: plugin

Plugin CloudFlare Untuk WordPress Resmi Dirilis

Plugin CloudFlare Untuk WordPress Resmi Dirilis

Plugin CloudFlare Untuk WordPress Resmi Dirilis

CloudFlare merupakan perusahaan asal Amerika Serikat yang menyediakan layanan global CDN (Content Delivery Networt) dan layanan keamanan website, baru saja mengumumkan telah merilis plugin WordPress yang dapat membantu pengguna WordPress memasang sistem keamanan dasar dan meningkatkan kinerja website yang dibuatnya.

Plugin ini dipanggil dengan nama ‘CloudFlare,’ dan sudah tersedia di WordPress Plugins Directory. Untuk menggunakannya pengguna terlebih dahulu harus mendaftar akun CloudFlare, dan memindahkan beberapa komponen websitenya ke infrastruktur milik CloudFlare. Tersedia dua versi plugin CloudFlare yang berbayar dan yang gratis, untuk versi yang berbayar memiliki fitur-fitur yang lebih banyak.

Plugin CloudFlare ini memungkinkan pengguna untuk menerapkan fitur keamanan dasar, menjalankan Web Aplication Firewall (hanya untuk versi berbayar), dan juga bisa membuatkan cache untuk website penggunanya. Plugin ini juga memiliki tombol “Purge Cache” yang memungkinkan admin untuk menghapus cache yang telah dibuat oleh CloudFlare dan membuat cache yang baru.

Fitur yang ditawarkan plugin CloudFlare versi gratis

Plugin CloudFlare menyediakan setting one-click security, fitur ini membawa perubahan pada sektor keamanan dan juga dapat meningkatkan kinerja website. Sebagai contoh, plugin CloudFlare akan secara otomatis meminimalkan Java Script, CSS dan HTML code, dan akan membuat cache website kamu untuk periode standar 4 jam, menon-aktifkan dukungan IPv6, dan menghilangkan hotlink protection.

Plugin ini juga bisa digunakan untuk menyembunyikan alamat email dari bots, mengaktifkan IP geolocation untuk menghadirkan konten yang lebih cepat kepada pengunjung dengan menggunakan jaringan CloudFlare yang ada diseluruh dunia, dan mengaktifkan server-side excludes untuk menyembunyikan konten dari sumber traffic yang mencurigakan.

Selain itu plugin dari CloudFlare ini juga menyediakan tool analytics yang dapat digunakan untuk melihat total jumlah pengunjung di website pengguna, dapat menghemat bandwidth, dan memblok berbagai ancaman.

Secara teknis plugin ini sebenarnya sudah tersedia dari beberapa waktu lalu, tetapi CloudFlare hanya merilisnya melalui situs resminya saja. Dan sekarang plugin ini lebih mudah untuk dipasang melalui built-in plugin WordPress installation tools.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Tutorial WordPress: Cara Mempercepat Loading Blog dengan Plugin Autoptimize

Tutorial WordPress: Cara Mempercepat Loading Blog dengan Plugin Autoptimize

Pada tutorial wordpress kali ini, kami akan membahas mengenai cara mempercepat loading blog menggunakan plugin autoptimize. Jika kamu pengguna blog atau website wordpress, artikel yang yang satu ini wajib kamu baca. Yuk, simak!

Mempercepat Loading Blog WordPress dengan Plugin Autoptimize

Apabila kamu ingin mempercepat loading blog wordpressmu, hal yang bisa kamu lakukan adalah dengan membuat source code blog se-simple mungkin. Buatlah baris kode yang sederhana dan seringkas mungkin. Ini karena web browser menampilkan websitemu ke user dengan membaca source code baris demi baris. Maka semakin banyak baris yang harus dibaca, makin lama pula websitemu akan muncul.

Kali ini, kami akan menggunakan plugin bernama autoptimize untuk merealisasikannya. Dengan plugin autoptimize, beberapa script pendukung seperti JavaScript atau CSS akan menjadi satu, sehingga loading blog terasa lebih cepat.

Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Download dan install plugin wordpress, lalu aktifkan autoptimize.
2. Masuk ke setting plugin autoptimize dan lakukan setting seperti gambar berikut.

Setting dari plugin autoptimize ini memang sederhana dan sangat simple, terdiri dari pilihan untuk mengoptimasi tiga unsur utama source code sebuah website (HTML, CSS dan JavaScript).

Dengan mengikuti tutorial ini, blog kamu nantinya akan loading lebih cepat dari biasanya. Namun, terdapat konsekuensi dari cara ini, yaitu pemakaian space hosting kamu akan jadi lebih banyak. Ini karena adanya space yang terpakai untuk menyimpan berkas yang teroptimasi dari plugin autoptimize ini.
Bagaimana? Cukup mudah mudah bukan mempercepat loading blog dengan plugin autoptimize? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Mengkonfigurasi Template Button pada WP Socializer

Mengkonfigurasi Template Button pada WP Socializer

Jika pada artikel sebelumnya kami pernah membahas mengenai cara install plugin WP socializer, pada artikel kali ini kami akan membahas tentang kedua tombol dalam plugin tersebut, template button dan floating bar. Pertama-tama, kami akan menjelaskan mengenai cara mengkonfigurasi template button terlebih dahulu.

Mengkonfigurasi Template Button

Bagaimana caranya mengkonfigurasi template button pada WP socializer? Perhatikan yang di bawah ini.

Apabila Anda telah berhasil melakukan instalasi plugin WP socializer, silakan pilih menu WP socializer pada dashboard Anda kemudian klik lah tombol start using WP socializer. Kemudian, Anda akan masuk ke sebuah halaman di mana terdapat dua buah tombol yaitu Select an Inbuilt template dan Manual Customization, silakan klik tombol Manual Customization.

Selanjutnya, jika Anda ingin mengkonfigurasi template button, pilih lah bagian Edit Templates seperti gambar berikut.

Mengkonfigurasi Template Button pada WP Socializer

Mengkonfigurasi Template Button pada WP Socializer

Berikut adalah penjelasannya:

1. Edit Templates berfungsi untuk mengatur tombol-tombol yang ingin ditampilkan pada bagian atas dan/atau bawah dari sebuah Page dan Post.

2. Tab Template 1 dan Template 2, berfungsi untuk mengatur tampilan tombol. Template 1 untuk bagian atas dan Template 2 untuk bagian bawah.

3. Daftar tombol Social Media, berfungsi untuk menambahkan tombol Social Media yang ingin Anda tampilkan.

4. Link Predefined Templates, yaitu untuk mengatur bentuk tombol yang digunakan. Pilih lah salah satu bentuk sesuai yang Anda inginkan, maka akan muncul kode pada bagian nomor (5) sesuai dengan template yang Anda pilih.

5. Tempat menuliskan kode-kode HTML/CSS untuk mengatur tampilan tombol Anda.

6. Pada bagian nomor (6), silakan Anda centang bagian-bagian mana saja yang ingin Anda tampilkan tombol Social Signal.

7. Terakhir, pilih lah Above content atau Below content, atau bisa juga kedua-duanya jika ingin menampilkan Social Signal di bagian atas atau bawah dari sebuah Page/Post.

Bagaimana? Mudah bukan? Demikianlah cara mengkonfigurasi tamplate button pada plugin WP socializer. Pada artikel selanjutnya, kami akan membahas mengenai cara mengkonfigurasi tombol floating bar. Semoga bermanfaat.

Presented By, Jakarta Web Hosting

Jakarta Web Hosting Indonesia

Jakarta Web Hosting Indonesia

Mengenal Plugin WP Socializer

Mengenal Plugin WP Socializer

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai WP socializer. Memang tak bisa dipungkiri bahwa kehidupan kita hampir tidak bisa lepas dari sosial media, entah itu Path, Instagram, Twitter, Google+ dan lain sebagainya. Apabila Anda memiliki sebuah website, Anda bisa memanfaatkan sosial media sebagai salah satu sumber traffic.

Berdasarkan hasil riset beberapa ahli SEO, saat ini Google telah mempertimbangkan social signal sebagai salah satu faktor untuk meningkatkan ranking dari sebuah website. Jika Anda belum tahu, social signal merupakan jumlah orang yang menyukai sebuah halaman website, di mana hal tersebut bisa dihitung dari berapa banyak orang yang like, tweet, atau +1 suatu halaman website.

Jadi, semakin banyak jumlah social signal yang dikumpulkan dari sebuah halaman website, maka ranking Google website tersebut akan ikut terdongkrak naik. Oleh karena itu, Anda perlu menyediakan tombol social signal pada website Anda agar orang-orang yang menyukai website Anda bisa langsung meng-klik tombol like, tweet, atau +1. Untuk itu, Anda perlu bantuan sebuah social media plugin bernama WP socializer.

WP socializer merupakan sebuah plugin untuk memasukkan semua jenis tombol social signal dan bookmarking. Dengan bantuan plugin ini, Anda bisa memasukkan tombol social signal pada halaman website Anda. Berikut adalah cara meng-install WP socializer pada WordPress.

1. Pertama-tama, pilihlah menu Plugins – Add New pada halaman Dashboard WordPress Anda.
2. Langkah kedua, ketik WP socializer pada kolom pencarian plugin yang ada di pojok kanan atas.
3. Selanjutnya, setelah muncul hasil pencarian, klik tombol Install Now pada plugin WP socializer by Aakash Chakravarthy.
4. Setelah langkah-langkah tersebut selesai, tekanlah link Activate Plugin untuk mengaktifkannya.

Dalam WP socializer, terdapat dua tipe tombol yaitu:

1. Template Button. Template Button merupakan tombol yang terletak di bagian atas atau bawah dari sebuah Page maupun Post.
2. Floating Bar. Floating Bar merupakan tombol yang terletak di samping dan bersifat mengambang, di mana posisinya bisa naik turun mengikuti gerakan scroll.

Kami akan membahas kedua tombol ini pada artikel selanjutnya. Demikianlah pembahasan singkat mengenai plugin wordpress WP socializer. Semoga bermanfaat.

Lebih Dekat dengan Plugin Admin WordPress

Lebih Dekat dengan Plugin Admin WordPress

Lebih Dekat dengan Plugin Admin WordPress

Lebih Dekat dengan Plugin Admin WordPress

Pada WordPress, terdapat berbagai macam plugin yang salah satunya adalah plugin admin. Menu plugin admin WordPress tersebut ditampilkan di sisi kiri WordPress. Pintas tambahan dapat ditemukan di WordPress admin bar yang ditampilkan di bagian atas halaman. Jika Anda belum terlalu mengenal plugin admin apa saja yang terdapat dalam WordPress, berikut adalah penjabarannya.

AG Custom Admin

Salah satu plugin admin untuk kustomisasi menu admin adalah AG Custom Admin. Plugin ini memungkinkan Anda untuk menerapkan skema warna baru ke daerah admin Anda, dan memodifikasi dashboard, halaman login, admin bar, serta yang lainnya. Pada AG Custom Admin, item menu dapat diedit, dihapus, atau ditambahkan untuk menu admin utama Anda. Plugin admin ini juga memungkinkan Anda untuk menyesuaikan item menu.

WP Admin UI Customize

WP Admin UI Customize adalah plugin yang menawarkan berbagai cara yang berbeda untuk menyesuaikan tampilan admin area WordPress Anda. Plugin ini dapat digunakan untuk memodifikasi bar admin dan menu admin utama.

Admin Post List

Plugin admin WordPress berikutnya adalah Admin Post List. Ini merupakan solusi yang lebih fleksibel untuk Admin Menu Tree Page View karena mendukung halaman, posting Blog, dan jenis posting kustom lainnya. Anda dapat mengubah urutan daftar item, membatasi jenis postingan, dan membatasi panjang judul.

Admin Menu Tree Page View

Admin Menu Tree Page View memungkinkan Anda mengakses halaman lebih cepat dengan menampilkan semua halaman dalam struktur tree atau pohon. Halaman tambahan dapat ditambahkan dengan cepat melalui tampilan struktur tree pada plugin admin WordPress ini.

WP Jump Menu

WP Jump Menu merupakan plugin admin yang menampilkan menu yang berisi cara pintas ke halaman, posting Blog, media, dan jenis posting kustom Anda. Selain itu, area pengaturannya memungkinkan Anda untuk menyesuaikan style dari menu jump, perataan teks, judul menu, dan masih banyak lagi. Anda juga dapat menentukan warna untuk status yang berbeda. Misalnya, hijau untuk diterbitkan, merah untuk rancangan, biru untuk tertunda, dan lain-lain.

OZH Admin Drop Down Menu

OZH Admin Drop Down menu merupakan solusi untuk Anda yang bosan dengan menu WordPress yang ditampilkan di sisi kiri halaman. Plugin admin ini memungkinkan Anda mengubah posisi menu admin utama ke bagian atas halaman. Item menu pun dapat dipilih melalui menu drop down. Selain itu, warna latar belakang menu dapat disesuaikan di daerah pengaturan. Demikianlah sedikit penjabaran mengenai plugin admin WordPress. Semoga bermanfaat.