Month: February 2017

5 Plugin WordPress Powerful Yang Bisa Kamu Jajal

5 Plugin WordPress Powerful Yang Bisa Kamu Jajal

5 Plugin WordPress Powerful Yang Bisa Kamu Jajal

Ketika kamu berjalan-jalan untuk mencari plugin di direktori resmi WordPress, pertama pasti kamu akan kagum karena tersedia puluhan ribu plugi. Namun hal tersebut juga bisa membuat kamu bingung memilih, plugin WordPress apa yang seharusnya dipasang pada website saya.

Jika kamu sedang mencari beberapa fungsi untuk website WordPress kamu, mengkin diantara 5 plugin WordPress powerful ini sesuai dengan apa yang sedang kamu cari.

1. Google Analytics WD

Apapun website WordPress kamu, plugin WordPress powerful ini sebaiknya kamu pasang di website kamu. Karena plugin ini menawarkan fungsi untuk memberikan data-data seperti data audiens website kamu, traffic, sumber traffic, keyword, user geolocation, kecepatan website, dan juga AdSense dan AdWords. Dengan data-data tersebut kamu dapat melakukan analisis untuk meningkatkan performa dari website kamu, agar bisa mendatangkan lebih banyak pengunjung.

2. Slider WD

Slider WD merupakan plugin WordPress powerful yang memungkinkan pengguna untuk menambahkan slider responsif yang tidak terbatas, dan pengguna bisa mengubah gayanya dan menambahkan konten media. Pengguna dapat menambahkan gambar ataupun video pada silde dan menampilkannya dengan lebih dari 25 efek transisi, layer, efek carousel dan parallax, menambahkan tombol dan memiliki banyak fitur desain lainnya.

Selain itu plugin ini juga menawarkan fungsi untuk memberi watermark pada gambar, proteksi klik kanan, duplikasi slide dan memungkinkan untuk meng-upload beberapa gambar dalam satu waktu. Pengguna juga bisa meng-embed media dari situs seperti YouTube, Instagram, Flickr dan lainnya, dan menggunakan efek filmstrip untuk membuatnya lebih menarik.

3. OptinMonster

OptinMonster ini harus kamu pasang di website kamu jika kamu ingin menambah daftar email dan mengkonversi pengunjung menjadi subscriver. Plugin ini datang dengan fitur yang powerful untuk membuat formulir dalam beberapa tipe seperti floating header dan footer bar, scroll triggered box, in-line form, welcome gates, mobile specific form dan lainnya.

Plugin ini menggunakan teknologi yang memungkinkan kamu untuk melacak perilaku pengunjung dan menjangkau setiap pengunjung website kamu.

4. Sucuri

Sucuri merupakan plugin WordPress powerful untuk mengamankan website kamu. Plugin ini memiliki beberapa tool seperti security activity audit logging, file integrity monitoring, remote malware scanning, blackist monitoring, post-hack security actions dan fitur lainnya untuk memastikan website kamu tetap aman. Jika ada yang berubah pada website kamu, plugin ini dapat secara instan memberitahu kamu dimana masalah tersebut terjadi.

5. Duplicate Post

Plugin Duplicate Post dapat membantu kamu membuat clone atau copy dari post dan juga page dari website kamu atau mengeditnya sebagai draft. Setelah kamu mengaktifkan plugin ini adan ditambahkan pilihan ‘Clone,’ ‘New Draft,’ dan ‘Copy to a new draft’ dibawah judul post/page. Plugin ini juga memungkinkan kamu untuk memberikan batasan agar tidak bisa mengkloning tipe post tertentu, dan juga membuat user roles untuk mengatur siapa yang dapat menggunakan fitur kloning.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Cara Memperbaiki Error Upload Failed di WordPress

Cara Memperbaiki Error Upload Failed di WordPress

Cara Memperbaiki Error Upload Failed di WordPress

Pernahkan kamu mengalami kejadian error ‘Upload: Failed to write file to disk’ ketika meng-upload file di WordPress? Error upload failed ini sering terjadi dan dapat membuat pengguna pemula panik. Pada artikel kali ini, kami akan menunjukan cara untuk memperbaiki error upload failed di WordPress ini.

Apa Yang Menyebabkan Error Upload Failed to Write File to Disk di WordPress?

Error upload failed ini sering terjadi karena beberapa hal. Namun, yang paling sering terjadi adalah kesalahan pada folder permissions. Setiap file dan folder dari website WordPress kamu menggunakan permission. Dan server mengontrol akses berdasarkan permissions ini.

Dengan permissions pada folder yang tidak benar, maka kita tidak bisa menulis file pada server. Ini berarti server tidak dapat membuat atau menambahkan file ke folder tertentu.

Memperbaiki Error Upload Failed to Write to Disk Error di WordPress

Pertama, kamu harus terhubung ke website WordPress menggunakan aplikasi FTP client seperti FileZilla.

Setelah berhasil masuk, kamu perlu untuk mengklik kanan pada folder wp-content dan pilih file permissions.

Akan terbuka box dialog untuk mengganti file permissions, dengan tiga pilihan permission owner, groud dan public. Kamu tinggal masukan saja nilai 755 pada kolom Numeric value. Setelah itu centang pada box “Recurse into subdirectories.” Dan terakhir adalah pilih pada pilihan “Apply to directories only.” Klik OK.

FTP client sekarang sudah menentukan folder permission ke 755 dan meng-apply-nya kesemua sub-folder yang ada di dalam wp-content. Hal ini termasuk folder upload dimana semua menyimpan semua gambar.

Setelah menentukan permission untuk folder, kini kita akan menentukan permission untuk file.

Masih sama pada folder wp-content klik kanan dan pilih file permission. Masukan nilai 644 pada kolom numeric value, kemudia centang pada kotak ‘Recurse into subdirectories.’ Dan terakhir pilih pada pilihan “Apply to files only” dan klik OK.

Sekarang semua file yang ada di folder wp-content sudah memiliki permissions 644. Kini kamu bisa mencoba kembali ke website WordPress dan coba upload kembali file atau gambar yang diinginkan.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.