Month: October 2018

Cara Membuat WordPress Lebih Cepat Dengan Optimalkan Gambar

Cara Membuat WordPress Lebih Cepat Dengan Optimalkan Gambar

Cara Membuat WordPress Lebih Cepat Dengan Optimalkan Gambar

Jika kamu ingin memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengunjung situs kamu, tentunya kamu harus memastikan waktu loading situs kamu cepat, sehingga tidak akan membuat mereka frustasi. Waktu loading akan membuat situs kamu bisa berhasil atau malah terbilang gagal. Salah satu cara membuat WordPress lebih cepat adalah dengan mengoptimalkan gambar, karena gambar merupakan bagian terberat dari konten situs.

Amazon, salah satu situs e-Commerce yang paling sukses di dunia, menemukan bahwa setiap mereka mempercepat kinerja situsnya 100 milidetik akan meningkatkan pendapatan mereka sebesar 1%. Hal ini menjadi indikasi bahwa dengan meningkatkan kinerja situs kita, tentunya akan memberikan pengamalan yang lebih baik kepada pangguna.

Kompres setiap gambar

Tidak bisa dipungkiri bahwa gambar bisa berpengaruh pada waktu loading semua situs, termasuk semua situs yang dibangun dengan WordPress. Gambar dengan resolusi tinggi pastinya memiliki ukuran file yang besar. Sala satu cara membuat WordPress lebih cepat adalah dengan mengkompres gambar sebelum diupload.

Banyak online tool yang bisa digunakan untuk mengkompres gambar, salah satu yang kami gunakan adalah Kraken.io. Atau bisa menggunakan plugin WordPress, WP Smush, yang dapat secara mudah untuk mengurangi ukuran gambar dengan melakukan scan semua gambar yang telah di-upload dan menghapus informasi yang tidak dibutuhkan.

Gunakan plugin Lazy Loading

Menggunakan banyak gambar pada situs kamu, akan membuat waktu loading kamu semakin lama, namun terkadang gambar-gambar ini dirasa perlu. Salah satu cara untuk mengakali hal ini adalah dengan menggunakan plugin Lazy Load.

Dengan plugin lazy load, setiap halaman page hanya akan menampilkan gambar yang terlihat oleh pengunjung. Jika pengunjung scroll ke bawah untuk melihat lanjutan konten, baru gambar lainnya akan ditampilkan. Taktik ini tidak hanya mengurangi waktu loading tetapi juga menyelamatkan bandwidth server.

Gunakan browser cache

Ketika mengupload gambar pada situs, pastikan mengupload-nya pada satu directory. Dengan begitu akan membantu browser yang digunakan oleh pengunjung me-loading gambar-gambar dengan lebih cepat menggunakan cache browser ketika berkunjung ulang.

Gunakan gambar yang sama berulang kali

Cara lainnya adalah dengan menggunakan gambar sama yang pada beberapa konten. Misalnya ketika menggunakan logo, cukup memanggilnya saja tanpa perlu menguploadnya berulang kali. Jadi browser dapat dengan cepat menampilkan gambar dengan cache browser.

Menggunakan gambar dengan format yang tepat

JPEG, PNG, dan GIF merupakan format gambar yang paling popular. Ketahui perbedaan antara ketiganya untuk memilih format yang tepat pada halaman situs kamu.

– JPEG: Cocok untuk gambar yang komplek dengan variasi warna yang banyak
– PNG: Format ini cocok untuk gambar transparan
– GIF: Gunakan GIF jika gambar berukuran kecil dan memiliki variasi warna yang sedikit.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Tips SEO WordPress, Yang Bisa Digunakan Untuk Menaikan Traffic

Tips SEO WordPress, Yang Bisa Digunakan Untuk Menaikan Traffic

Tips SEO WordPress, Yang Bisa Digunakan Untuk Menaikan Traffic

Setelah selesai membangun situs atau blog WordPress, hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mendapatkan traffic atau pengunjung ke situs kita secara organik. Salah satu cara adalah dengan SEO atau search engine optimization. Selanjutnya yang menjadi pertanyaan, bagaimana untuk mengoptimal situs WordPress agar SEO-friendly? Berikut ini adalah Tips SEO WordPress yang bisa diterapkan pada situs atau blog kamu.

1. Pastikan pengaturan indexing diaktifkan

Tips SEO WordPress yang harus dilakukan pertama kali dan sangat penting adalah memastikan situs atau blog kamu siap untuk di index oleh mesin pencari seperti Google. Caranya adalah dengan masuk ke menu Settings-> Reading section dari wp-admin, dan aktifkan dengan mencentang “Discourage search engine from indexing this site.”

2. Optimalkan URL

Pastinya setiap membuat post baru secara otomatis akan juga dibuat URL untuk mengaksesnya. Sayangnya secara default, URL ini tidak SEO-friendly.

Setiap membuat post, maka akan di-generate URL seperti http://www.contoh.wordpress.com/?p=123, agar SEO-friendly kita harus menggantinya secara manual, misalnya menjadi http://www.contoh.wordpress.com/contoh-post/, usahakan pada URL ada fokus keyword.

3. Daftar Google Search Console (GSC)

Sebelumnya bernama Google Webmaster Tools, GSC merupakan tool yang sangat berguna yang menyediakan berbagai SEO insight mengenai situs kamu, status indexing, menemukan berbagai masalah, dan menampilkan berbagai informasi penting lainnya.

Cara daftarnya sangat mudah kamu hanya perlu memiliki akun Google, setelah mendaftar tinggal menambahkan situs kamu ke GSC.

4. Daftar Bing Webmaster Tools (BWT)

Sama seperti GSC, BWT dapat digunakan bersamaan, dan menyajikan informasi dan tool tambahan dari Bing. Cara daftarnya juga sangat mudah, setelah mendaftar tinggal memasukan situs kamu.

5. Gunakan traffic analytic tool

Untuk melihat seberapa baik SEO yang kamu terapkan, perlu dilakukan analis terhadap traffic di situs kamu. Salah satu tool yang paling banyak digunakan adalah Google Analytics. Tool dari Google ini bisa menyajikan berbagai informasi mengenai traffic di situs kamu, yang bisa digunakan untuk mengoptimalkan agar traffic menjadi naik.

6. Pastikan situs kamu responsif dan mobile-friendly

Menurut data dari tahun 2015 sebanyak 80% pengguna internet memiliki smartphone, dan yang menarik adalah kebanyakan dari mereka mengakses internet dari perangkat smartphone-nya. Jadi jika situs atau blog kamu tidak mobile-friendly, maka kamu akan kehilangan banyak kesempatan.

Untuk mengetahui apakah situs atau blog kamu mobile-friendly bisa menggunakan tool Mobile-Friendly Test  dari Google.

7. Gunakan plugin Yoast SEO

Plugin SEO yang paling banyak digunakan di WordPress adalah Yoast SEO, dengan penggunaan lebih dari 1 juta. Plugin ini memberikan semua basic SEO yang dibutuhkan, dan akan memberi tahukan jika ada yang kurang.

8. Gunakan plugin SumoMe

Salah satu cara agar pengunjung tertarik untuk membagikan post atau artikel yang kamu buat ke akun media sosialnya adalah tombol share yang menarik. SumoMe merupakan plugin yang bisa dipilih. Seperti yang dilaporkan oleh Moz, social media metrics salah satu faktor penting untuk Google.

9. On-page SEO

Tips SEO WordPress terpenting lainnya dan harus dilakukan adalah on-page SEO, atau mengoptimalkan setiap halaman situs atau blog. Beberapa cara on-page SEO:

– Buat manual SEO titles dan description pada menu Yoast SEO. Masukan main keyword pada SEO titles dan keyword lainnya yang berhubungan pada description.

– Masukan main keyword atau kata kunci utama pada paragraf pertama.

– Keyword density atau banyaknya main keyword pada satu artikel, yang bagus adalah antara 0,5 – 2,5%. Jika kamu memasang Yoast SEO, tool ini yang akan menghitungnya dan memberikan rekomendasi.

– Gunakan related keywords. Selain main keyword, kamu bisa menentukan related keyword atau kata kunci yang berhubungan. Untuk mencari ide keywords lainnya, kamu bisa menggunakan Google Search. Ketik kata kunci utama di searh bar dan biarkan, maka akan ada rekomendasi keyword yang bisa kamu gunakan.

– Interlink, usahakan agar post atau artikel kamu memiliki link keluar atau ke situs lainnya (bisa sumber artikel), dan juga link kedalam atau ke post sebelumnya.

– Gunakan alt tags pada gambar. Setiap memasukan gambar untuk post, kamu harus selalu menulis Alt Text untuknya. Yang bagus adalah dengan menuliskan 2 – 5 kata untuk menjelaskan gambar dan pastinya harus ada main keyword.