Category: Wordpress Tips

10 Tips Keamanan WordPress

10 Tips Keamanan WordPress

10 Tips Keamanan WordPress

Ada banyak sekali content management system atau CMS, tetapi hanya ada satu yang paling banyak digunakan dan menjadi pemimpin pasar. WordPress menguasai lebih dari 30% penggunaan CMS di dunia. Saking banyaknya situs yang menggunakan WordPress, menjadikannya target serangan para hacker. Maka kali ini kami akan memberikan Tips Keamanan WordPress, yang bisa digunakan untuk melindungi blog atau situs kamu dari serangan hacker.

1. Melindungi WordPress dimulai dari PC kerja kamu

Tips Keamanan WordPress yang pertama adalah dengan melindungi PC atau komputer kerja kamu. Kamu harus memastikan komputer yang digunakan bebas dari virus dan malware, apalagi jika kamu mengakses internet. Keamanan komputer kamu sangat penting, apalagi jika kamu sering melakukan transaksi, karena bahaya keylogger mengancam. Keylogger dapat membaca semua username dan password di semua situs langganan kamu dan mengirim informasi ini ke sang pembuatnya atau hacker. Tentunya hacker dapat login ke semua situs termasuk akun perbankan dan juga WordPress.

Jadi kamu harus melakukan update sistem operasi, aplikasi, browser dan antivirus secara reguler. Dan usahakan tidak mengunjungi situs-situs yang banyak sekali menyebar malware seperti situs berbau pornografi.

2. Pastikan hosting server yang kamu gunakan aman

Apakah kamu tahu bahwa di tahun 2013, sekitar 41% situs WordPress di-hacked melalui kelemahan pada server?

Biasanya situs atau blog WordPress di-hosted menggunakan share server. Jadi jika, ada satu situs di shared server terinfeksi, maka situs lainnya juga dalam bahaya.

Jadi pastikan memilih hosting yang aman dan dapat diandalkan. Salah satunya yang menyediakan layanan WordPress Hosting yang aman dengan biaya perbulan terjangkau adalah Jakartawebhosting.com.

3. Menggunakan jaringan yang aman

Jika terkoneksi dengan unsecure connection atau jaringan yang tidak aman, data dapat dengan mudah dicegat. Inilah alasan mengapa kamu harus menggunakan koneksi jaringan yang aman dan terenkripsi pada sisi server, sisi client dan semua sisi. Cari hosting yang mendukung enkripsi SFTH/SSH untuk melindungi data dan informasi kamu dicegat.

4. Lindungi akun WordPress dengan password yang sulit

Tips Keamanan WordPress yang selanjutnya adalah dengan membuat password yang sulit. Kamu harus membuat password untuk akun WordPress dengan karakter yang panjang dan sulit, jangan menggunakan password yang pendek, mudah diingat dan sama dengan login situs lain. Juga jangan membuat password dengan huruf semua atau angka semua, harus mengkombinasikan keduanya dan karakter lain. Untuk mengingat pasword kamu, kamu bisa menulisnya di suatu tempat.

5. Sembunyikan WordPress login dan admin name

Salah satu cara hacker membobol situs atau blog WordPress adalah dengan mencari nama admin yang mengelolanya. Ada cara mudah, dimana hacket tinggal menambahkan ?author=1 dibelakang URL situs atau blog dan akan muncul nama-nama orang yang menjadi anggota, biasanya orang pertama merupakan admin. Setelah menemukan namanya, hacker tinggal mencari password dengan menggunakan brute force.

Solusinya adalah dengan menyembunyikan semau usernam dengan menambahkan kode ini pada file functions.php:

add_action(‘template_redirect’, ‘bwp_template_redirect’);

function bwp_template_redirect()

{

  if (is_author())

  {

    wp_redirect( home_url() ); exit;

  }

}

6. Amankan WordPress dengan plugin security

Tips Keamanan WordPress nomor enam, kamu bisa menggunakan plugin security untuk mengamankan situs atau blog WordPress kamu, diantaranya:

– Stealh Login: Me-rename alamat URL login
– Limit Login Attempts: Membatasi berapa kali kesalahan ketika login
– SSL: Untuk menenkripsi komunikasi kamu
– Acunetix Secure WordPress: Yang dapat mengevaluasi keamanan situs atau blog WordPress

7. Backup situs atau blog WordPress kamu (hanya berjaga)

Ini merupakan langkah antisipasi jika situs atau blog kamu di-hacked, biasanya hacker menghapus semua data. Dengan adanya back-up kamu dapat me-restore data kamu. Lakukan back-up secara berkala, ada beberapa plugin seperti VaultPress, WP-DB-Backup dan lainnya untuk melakukan back-up.

8. Gunakan sumber terpercaya untuk download

Biasa orang sering tergoda untuk mendapatkan tema WordPress berbayar secara gratis, dan menggunakan tema bajakan. Hati-hati, karena biasanya tema ini membawa kode backdoor tersembunyi.

9. Batasi akses WP admin dengan IP filtering

Cara yang simpel dan elegan untuk melindungi situs dan blog WordPress kamu adalah dengan membatasi akses ke login WP admin melalui IP filtering. Caranya dengan menambahkan kode ini pada .htaccess:

<Files wp-login.php>
Order Deny, Allow
Deny from All
Allow from [Tambahkan IP Address disini]
</Files>

10. Gunakan Two-Step Authentication

Tips Keamanan WordPress terakhir adalah dengan menggunakan Two-Step Authentication. Cara ini merupakan tambahan yang sangat baik pada saat login, setelah memasukan username dan password, kamu akan diminta untuk memasukan kode yang akan dikirim melalui SMS atau telepon. Untuk menggunakan fitur ini kamu bisa memilih plugin Google Authenticator atau Duo Two-Factor Authentication.

Cara Menambahkan Google Authenticator di WordPress

Cara Menambahkan Google Authenticator di WordPress

Cara Menambahkan Google Authenticator di WordPress

Google telah lama menambahkan 2-step authentication untuk login ke dalam akun Google. Dengan fitur ini kamu dapat mengamankan akun kamu Google dengan dua langkah, langkah pertama login dengan username dan password dan langkah kedua memasukan PIN yang dikirimkan ke email. (more…)

5 Plugin WordPress Untuk Menerima Bitcoin

5 Plugin WordPress Untuk Menerima Bitcoin

5 Plugin WordPress Untuk Menerima Bitcoin

Cryptocurrency telah menjadi perhatian banyak orang akhir-akhir ini, karena kenaikan nilai Bitcoin yang meroket. Dimana per hari ini saya menulis artikel ini, 1 BTC memiliki nilai sebesar Rp220 jutaan. (more…)

Tips Mempercepat Website WordPress Dengan Caching

Tips Mempercepat Website WordPress Dengan Caching

Tips Mempercepat Website WordPress Dengan Caching

Caching merupakan salah satu faktor penting untuk mempercepat website WordPress. Caching menyimpan page dan post serta file statis secara sementara pada media penyimpanan tertentu, kemudian akan dikirimkan kepada pengunjung website, hal ini akan mengurangi proses di server dan mempercepat waktu loading website kamu.

Kamu dapat menggunakan caching untuk mempercepat website WordPress kamu dengan menggunakan plugin, mengimplementasikan browser caching, dan server-side caching.

1. Plugin Caching

Ada banyak plugin caching yang dapat kamu pilih untuk mempercepat website WordPress, beberapa plugin caching terbaik diantaranya:

W3 Total Cache
WP Super Cache
WP Rocket.

2. Browser Caching – Menambahkan Expire Header ke WordPress

Kamu juga bisa menerapkan browser caching dengan menambahkan expire header. Expire header akan memberitahu browser untuk melakukan request untuk mengambil file tertentu dari server atau harus mengambilnya dari cache browser. Dengan menambahkannya, dapat mengurangi jumlah request HTTP yang dibutuhkan. Cara menambahkan expire header, dengan menambahkan kode dibawah ini kedalam file .htaccess:

<IfModule mod_expires.c>
# Enable expirations
ExpiresActive On 
# Default directive
ExpiresDefault "access plus 1 month"
# My favicon
ExpiresByType image/x-icon "access plus 1 year"
# Images
ExpiresByType image/gif "access plus 1 month"
ExpiresByType image/png "access plus 1 month"
ExpiresByType image/jpg "access plus 1 month"
ExpiresByType image/jpeg "access plus 1 month"
# CSS
ExpiresByType text/css "access plus 1 month"
# Javascript
ExpiresByType application/javascript "access plus 1 year"
</IfModule>

3. Server Caching

Selain menggunakan plugin caching dan browser caching, kamu juga bisa mempercepat website WordPress dengan menggunakan server-side caching. Hal ini biasanya dilakukan pada website dengan traffic yang tinggi.

Untuk server caching bisa menggunakan Varnish cache.

4. Menghapus Query String Dari Static Resource

Menghapus query string dari static resource sangat bermanfaat, karena terkadang ada masalah caching jika menggunakan CDN atau proxy cache. Di WordPress ada beberapa cara untuk menghapus query string.

– Edit file function.php, dan tambahkan fungsi untuk menghapus query string:

function _remove_script_version( $src ){
$parts = explode( '?ver', $src );
return $parts[0];
}
add_filter( 'script_loader_src', '_remove_script_version', 15, 1 );
add_filter( 'style_loader_src', '_remove_script_version', 15, 1 );

– Jika menggunakan plugin W3 Total Cache, ada pilihan untuk menghindari membuat query string.
– Ada beberapa plugin WordPress gratis yang dapat menghapus query strings diantaranya “Query Strings Remover” dan “Remove Query Strings From Static Resources.”

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.