Tag: wordpress hosting

Cara Mengecek Disk Usage Website WordPress

Cara Mengecek Disk Usage Website WordPress

Cara Mengecek Disk Usage Website WordPress

Seiring waktu website WordPress kau semakin berkembang, dan mungkin website kamu sudah hampir mencapai limit disk server yang digunakan. Kapasitas disk tentunya berbeda-beda tergantung dari masing-masing paket yang kita pilih, misalnya saja 5GB atau 20GB atau yang lainnya.

Kali ini saya akan membahas mengenai cara untuk mengecak disk usage atau penggunaan disk, jadi jika hampir mencapai limit kamu bisa untuk bersih-bersih.

Dalam website WordPress, biasa disk digunakan oleh duaWOrdP hal yakni file website dan database. File yang disimpan di dalam server adalah: – file website seperti foto dan video yang diupload ke media library.

  • File plugin dan tema WordPress
  • WordPress core
  • Dan semua file diupload melalui FTP seperti custom web font dan lain sebagainya.

File database website WordPress semuanya disimpan dalam ,informasi pada website WordPress kamu, seperti post data, page data, meta data dan lainnya.

Cara Cek Disk Usage WordPress

1. Menggunakan Plugin WordPress

Ada banyak plugin WordPress yang memiliki fungsi untuk mengecek sebera besar file dan media menghabis space di disk. Namun metode ini sangat tidak direkomendasikan. Plugin seperti ini dapat membuat sistem back end website kamu menjadi lambat dan bahkan kadang-kadang tidak bekerja karena PHP limit pada server.

2. Cek Disk Usage dan Database dari cPanel

Jika kamu menggunakan hosting dengan cPanel, kamu dapat dengan mudah mengecek total disk usage. Kamu bisa melihat disk usage langsung dari sidebar. Dan kamu juga bisa melihat laporan disk usage, dengan mengklik menu Disk Usage dibawah FILES.

Sementara untuk melihat ukuran database MySQL, klik menu MySQL Databases dibawah Databases. Dibawah current databases, kamu bisa melihat total ukuran dari database.

Untuk menggunakan cPanel, tentunya kamu harus tahu akun login ke cPanel yang diberikan oleh penyedia web hosting yang kamu gunakan.

3. Menanyakan Langsung ke Penyedia Hosting

Cara lain untuk mengecek disk usage dan database size adalah dengan langsung menanyakan ke penyedia hosting yang kamu gunakan. Penyedia hosting dengan senang hati akan membantu kamu mengecek, dan juga bisa membantu untuk membersihkan data yang tidak digunakan.

Mengurangi Disk Usage Website WordPress

Ada beberapa cara mudah untuk mengurangi disk usage website WordPress yang kamu gunakan.

  • Mengoptimalkan gambar. Kamu bisa menggunakan plugin untuk mengoptimalkan gambar-gambar yang sudah kamu upload atau yang akan kamu upload.
  • Menghapus tema dan plugin yang tidak digunakan.
  • Membersihkan table database yang ditinggalkan oleh plugin yang sudah tidak digunakan.
  • Menghapus file log yang sudah lama.
  • Menghapus file backup dan menyimpannya di komputer offsite.
  • Menghapus comment spam.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Berapa Biaya Yang Dibutuhkan Untuk Membuat Website WordPress

Berapa Biaya Yang Dibutuhkan Untuk Membuat Website WordPress

Salah satu pertanyaan yang sering ditanyakan: Berapa biaya yang dibutuhkan untuk membangun website WordPress? Untuk software WordPress-nya kita bisa gunakan gratis tanpa biaya, namun ada biaya lain yang harus kita keluarkan, dimana biayanya ini relatif tergantung kebutuhan dan budget kita sendiri. (more…)

Cara Transfer Blogger ke WordPress

Cara Transfer Blogger ke WordPress

Cara Transfer Blogger ke WordPress

Blogger merupakan tool blog yang disediakan gratis oleh Google. Dengan tool ini kamu dapat dengan mudah membuat blog, tanpa ribet sewa web hosting agar blog kamu bisa tayang di internet. Namun platform ini memiliki keterbatasan, seperti misalnya hanya tersedia sedikit template untuk mempercantik blog kamu.

Jika kamu mempunyai rencana untuk pindah dari Blogger ke WordPress, karena blog kamu bertambah besar dan kamu ingin mengembangkannya. Ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk transfer Blogger ke WordPress. Namun yang saya bahas ini bukannya WordPress.com seperti Blogger, tetapi WordPress dimana kamu harus menyewa web hosting sendiri.

Cara Transfer Blogger ke WordPress

1. Cari Web Hosting Baru

Jika pada Blogger kamu tidak perlu repot menyewa web hosting dan melakukan setup. Dengan menggunakan WordPress kamu harus mencari web hosting dan melakukan setup. Untuk mudahnya kamu bisa mencari penyedia hosting yang menawarkan paket WordPress Hosting yang mendukung instalasi hanya dengan beberapa klik. Ada banyak penyedia web hosting yang menyediakan layanan tersebut.

2. Ekspor Blog Blogger

Setelah dapat dan men-setup WordPress Hosting, kini kamu harus transfer Blogger ke WordPress, mentransfer kontennya.

Untuk melakukannya, login ke dashboard Blogger dan masuk ke menu Settings->Other. Pada halaman ini klik pada tombol ‘Back Up Content’ dibawah bagian ‘Import & Back Up.’ Simpan file back-up di tempat yang aman. File ini disimpan dalam format .xml.

3. Impor Konten ke WordPress

Setelah mempunyai file back-up, kini kita harus mengimpornya ke website WordPress. Hal ini bisa kamu lakukan setelah proses setup WordPress di server kamu selesai. Masuk ke dashboard WordPress dan masuk ke menu Tool-> Import.

Kamu akan melihat pilihan Blogger. Jika kamu belum pernah menggunakannya, maka kamu harus memilih Install Now dulu untuk mengaktifkan fitur ini.

Setelah proses instalasi selesai akan muncul pilihan Activate Plugin & Run Importer. Klik tombol tersebut, dan sekarang pilih file .xml dari back-up di langkah 2.

4. Switch Permalinks

Permalink merupakan bagaimana URL kamu di-struktur. Karena kamu mengimport semua konten dari Blogger, maka kita harus mengubah struktur URL-nya semirip mungkin dengan Blogger.

Dari dashboard WordPress masuk ke menu Settings-> Permalinks. Lalu pilih pilihan Month and name. Hal ini yang paling mirip dengan struktur URL Blogger.

5. Redirect dari Blogger ke WordPress

Sekarang kita akan me-redirect blog Blogger ke website WordPress yang baru. Kita akan melakukannya pada site-level dan juga per-post basis. Hal ini memastikan semua yang mengunjungi blog Blogger kamu akan di-redirect ke website WordPress.

Kita bisa memasang plugin yang bernama Blogger 301 Redirect untuk membantu hal tersebut. Install kemudian aktifkan plugin ini, lalu ikuti instruksinya.

Sekarang, kita harus me-redirect RSS feed ke WordPress feed yang baru.

Buka dashboard Blogger, klik Add disebelah Post Feed Redirect URL. Masukan URL dari WordPress feed kamu saat ini.

6. Impor Gambar

Terkadang tidak semua gambar di transfer dari Blogger ke WordPress. Untuk mengembalikan semua gambar, kamu harus meng-upload ulang semua gambar yang tidak tertransfer. Cari gambar aslinya dan download, kemudian tambahkan ke WordPress. Dari dashboard WordPress, masuk ke Media-> Add New, dan upload gambar-gambar yang diinginkan.

Transfer dari Blogger ke WordPress memang tidaklah terlalu sulit, tetapi membutuhkan waktu.

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Kenapa Kamu Harus Pilih Managed WordPress Hosting

Kenapa Kamu Harus Pilih Managed WordPress Hosting

Kenapa Kamu Harus Pilih Managed WordPress Hosting

Untuk bisnis online kamu yang sukses, kamu harus menyulap segala macam hal mulai dari marketing, hosting, konten, media sosial, iklan, content creation, dan masih banyak lagi. Hal ini tentunya bisa membuat kamu sangat stres. Kali ini kami ingin membahas mengenai memilih Managed WordPress Hosting, sebagai lawan dari shared hosting atau VPS, yang dapat menjadi salah satu keputusan penting yang dapat mempengaruhi website kamu. Bisnis kamu pantas untuk mendapatkan yang terbaik dan memberikan keunggulan yang kompetitif.

Berikut ini adalah 7 alasan kenapa bisnis kamu harus memilih Managed WordPress Hosting.

1. Dukungan

Alasan nomor satu dari memilih Managed WordPress Hosting adalah dukungan, dan karena ini layanan ini hanya fokus pada WordPress, tim support hanya fokus kepada satu area yang membuat mereka menjadi sangat ahli dan berpengalaman.

2. Kinerja Tinggi

Alasan kedua memilih Managed WordPress Hosting, adalah karena biasanya penyedia hosting menyediakan server yang dioptimalkan untuk WordPress. Biasanya mereka menggunakan server-level caching dan atau full page caching. Selain itu biasanya mereka menggunakan teknologi seperti PHP 7, HHVM, MariaDB, HTTP/2 dan NGINX, semuanya sudah terbukti menjadi kombinasi tercepat untuk WordPress.

3. Backup Otomatis

Apa yang anda lakukan jika tiba-tiba website kamu kehilangan semua datanya? Kamu harus selalu mempersiapkan untuk skenario terbutuk, termasuk selalu mempunyai backup untuk website kamu. Dengan Managed WordPress Hosting kamu tidak perlu khawatir lagi, karena perusahaan hosting terbaik selalu menyediakan layanan backup otomatis tanpa ada tambahan biaya.

4. One-Click Staging Environment

Penyedia Managed WordPress Hosting biasanya menyediakan one-click staging environment, dimana kamu dapat membuat clone dari website kamu dengan satu klik saja. Clone ini bisa kamu gunakan untuk mencoba plugin atau tema baru, tanpa membuat website utama menjadi down. Halaman website dev ini bisa diakses melalui URL, FTP, SSH, phpMyAdmin, dan lainnya.

5. Developer Friendly

Satu keuntungan menggunakan Managed WordPress Hosting lainnya adalah biasanya mereka menyediakan akses ke fitur developer tidak kamu dapatkan pada shared hosting. Termasuk SSH akses, Composer, HeidiSQL, Sequel Pro, dan Git. Biasanya penyedia shared hosting tidak akan memberikan akses SSH.

6. Keamanan

Jika website kamu di-hacked atau terkena malware, penyedia share hosting tidak menyediakan support untuk mengatasinya, karena kamu yang bertanggung jawab sendiri. Namun dengan Managed WordPress Hosting menyediakan dukungan termasuk ketika website kena hacked atau terinfeksi malware.

7. Skalabilitas

Jika pada shared hosting, ketika website kamu semakin berkembang makan pilihannya adalah mengupgrade ke paket yang lebih tinggi. Dan jika website kamu telah mencapai kuota maka mereka akan memaksa upgrade ke paket yang lebih tinggi. Dengan Managed WordPress Hosting, jika telah mencapai limit tertentu akan memberitahukan kepada kamu.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Cara Menghemat Space Hosting WordPress

Cara Menghemat Space Hosting WordPress

Buat kamu yang menggunakan WordPress.org pastinya kamu membutuhkan hosting untuk menyimpan file website WordPress kamu. Biasanya yang menjadi pilihan bagi kita blogger adalah paket personal dengan kapasitas disk space yang sangat terbatas. Mungkin pada awalnya masih belum ada kendala, namun beberapa waktu kapasitas disk space hampir mendekati angka 100%.

Kamu bisa menambah biaya dengan berlangganan paket yang lebih tinggi atau menggunakan cara dibawah ini untuk menghemat space hosting WordPress yang kamu gunakan.

1. Menghemat space hosting dengan optimalkan foto

Biasanya kita ingin menampilkan foto di website atau blog kita dengan kualitas tinggi, namun tentunya akan membuat disk space kita menjadi cepat penuh. Agar hosting kamu tidak kehabisan space maka kamu harus mengorbankan kualitas foto dan mengoptimalkan file size foto agar disk space tidak penuh sesak. Jika tetap ingin menampilkan foto dengan kualitas tinggi bisa mengikuti langkah nomor 2.

Sebelum mengupload foto ke WordPress, kamu bisa me-resize file sizenya ada banyak tool online yang bisa kamu gunakan seperti kraken.io. Atau bisa menggunakan plugin yang secara otomatis mengoptimalkan foto kamu setiap kali kamu mengupload foto baru, dan mengoptimalkan foto yang sudah ada di website. Seperti plugin WP Smush atau CW Image.

2. Gunakan Image Hosting

Untuk yang menginginkan menampilkan foto berkualitas tinggi tanpa mengorbankan kapasitas disk space, kamu bisa memanfaatkan image hosting. Kamu bisa menggunakan website seperti Imgur, Flickr, PhotoBucket, Google Photo, dan masih banyak website lainnya. Kamu upload foto kamu ke website image hosting, dan kamu tinggal copy-paste URL foto kamu dari image hosting ke website kamu.

Kamu juga bisa memanfaatkan cara yang sama untuk video dan file lainnya. Untuk video kamu bisa memanfaat YouTube, DailyMotion dan sejenisnya. Sementara untuk file lainnya bisa memanfaatkan Cloud Storage seperi Dropbox, Google Drive, Microsoft One Drive dan lain sebagainya.

3. Menghemat space hosting dengan membersihkan file

File tema yang tidak terpakai, plugin dan file lainnya yang sudah tidak kamu gunakan, tidak ada alasan untuk menyimpannya di server. Kamu juga bisa meringankan database dengan menghapus semua spam comment, spam user, broken link, draft dan revisi post WordPress. Kamu juga bisa bisa menghapus file instalasi yang sudah tidak digunakan, menghapus backup instalasi dan menghapus file .doc.

4. Hapus email lama

Email dapat memakan cukup banyak disk space, hapus email yang sudah lama dan sudah tidak lagi kamu butuhkan.

5. Hapus file log

File log memang penting karena dapat membantu kamu memonitor aktifitas yang ada pada akun hosting pada saat kamu tidak ada. Tetapi bukan menjadi alasan untuk tetap membuatnya berada di server. Setelah kamu mendownload dan membaca file log, maka kamu bisa untuk menghapusnya.

6. Pengunjung tidak boleh mengupload file

Jangan pernah membuat pengunjung supaya dapat mengupload foto atau video ke website kamu. Karena dapat menghabiskan disk space dan juga bandwidth.

7. Jangan gunakan flash

Jangan menggunakan file Flash pada website kamu, karena Flash dapat membuat web server menjadi berat dan disk space kamu semakin berkurang. Sebagai alternatifnya kamu bisa menggunakan HTML5 video tag, yang sangat ringan dan efisien.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.