Month: September 2015

Sebenarnya, Apa Itu Plugin?

Sebenarnya, Apa Itu Plugin?

wordpress p

wordpress p

Seringkali, setiap kita membicarakan WordPress, pasti ada satu kata yang akan kita cari juga, yaitu plugin. Sejauh ini, erat kaitannya dengan WordPress. Kita bisa bandingkan dengan CMS lain seperti Joomla atau Drupal, yang lebih menggunakan kata extension atau modul.

Plugin adalah sebuah aplikasi yang berukuran kecil, yang ditanam ke dalam aplikasi lain yang lebih besar. Tujuannya adalah untuk meningkatkan fungsionalitas aplikasi induknya.

Dalam WordPress, plugin berarti sebuah program tambahan yang bisa diintegrasikan dengan WordPress untuk memberikan fungsi lain yang belum tersedia pada instalasi standar. Plugin sendiri dibangun dengan menggunakan PHP yang nantinya akan memberikan fitur-fitur yang lebih spesifik lagi ke dalam penggunaan WordPress, serta dapat digabungkan dengan menggunakan akses poin dan metode yang disediakan oleh WordPress.

Tujuan diciptakannya adalah:

  •    Memungkinkan pihak ketiga membuat tambahan kemampuan pada aplikasi WordPress
  •    Mendukung fitur yang belum terlihat oleh para pengguna WordPress
  •    Mengurangi ukuran aplikasi WordPress
  •    Memisahkan kode sumber karena tidak kompatibel dengan software yang berlisensi

Namun, kita harus cermat dalam memilih plugin. Pemilihan maupun penggunaannya harus dilakukan secara hati-hati dan sesuai dengan kebutuhan. Ini karena setiap plugin yang diinstal akan berefek pada kinerja server, sehingga website bisa menjadi lambat.

Pastikan untuk mereview terlebih dahulu sebelum menggunakannya. Selain itu, kalian juga harus memahami cara kerja plugin tersebut. Untuk plugin tertentu, kalian akan menjumpai begitu banyak panel, checklist, dan sebagainya.

Menampilkan User Online

Menampilkan User Online

Menampilkan User Online

Menampilkan User Online

Kemudahan-kemudahan yang ditawarkan CMS memang sangat bermanfaat untuk mengembangkan sebuah website, apalagi CMS WordPress yang sudah terbukti kegunaan dan kemudahannya.

Jika kalian sering berjelajah ke beberapa forum, pasti kalian pernah meihat sebuah box atau widget yang menampilkan informasi tentang jumlah member yang online dan siapa saja yang sedang online saat itu. Oleh karena itu, kami akan memberikan trik WordPress untuk menampilkan user online dan ditampilkan secara real time.

  1. Untuk menampilkan user online pada WordPress, kalian membutuhkan plugin. Plugin yang dibutuhkan adalah plugin WP user online. Install dan aktifkan plugin tersebut, setelah itu masuk ke halaman setting kemudian pilih plugin user online untuk mengkonfigurasikan plugin tersebut.
  2. Pada halaman konfigurasi plugin, kalian bisa melakukan pengaturan plugin secara default. Dengan begitu, kalian bisa langsung mengklik save setting.
  3. Buatlah halaman yang nantinya akan dijadikan tempat untuk menampilkan informasi user online dengan cara masuk ke menu page kemudian add new. Buat judul pada halaman sesuai dengan keinginan kalian. Namun pada halaman URL slug, kalian tidak boleh memberikan judul sembarangan. Judul tersebut harus dinamakan sesuai dengan pengaturan plugin yang kalian miliki pada proses pengaturan awal, dengan cara klik tombol edit di sebelah slug URL.
  4. Setelah itu, kalian bisa menambahkan shortcode [page_judulURLslukalian] dari plugin ini di area editor halaman kalian. Lalu kalian bisa mempublikasikannnya.

Selain ditampilkan melalui halaman baru, plugin ini juga menyediakan cara lain untuk menampilkan user online melalui widget dengan cara masuk ke menu appereance kemudian widget. Drag and drop user online widget tersebut dari daftar widget yang sudah tersedia di sidebar kalian, kemudian pilih salah satu dari pengaturan yang telah disediakan sesuai dengan keinginan.

Ada cara lain untuk menampilkan user online ini, yaitu dengan menggunakan custom CSS. Namun jika kalian masih pemula dan belum menguasai pemprograman, sebaiknya kalian gunakan cara halaman baru atau widget saja.

jakartawebhosting.com akan membantu proses instalasi WordPress Anda

Jakarta Web Hosting Indonesia

Jakarta Web Hosting Indonesia

Mematikan Fungsi Automatic Update

Mematikan Fungsi Automatic Update

Mematikan Fungsi Automatic Update

Mematikan Fungsi Automatic Update

CMS seperti WordPress memang diciptakan dengan tujuan agar para web developer yang tidak begitu memahami pengkodingan tetap bisa membuat web yang diinginkan. CMS WordPress memiliki banyak kemudahan bagi mereka yang ingin membangun sebuah web tanpa harus mengerti pemrograman terlebih dahulu.

Ini karena CMS WordPress lebih banyak penggunanya dan siapapun bisa ikut berpartisipasi mengembangkan CMS ini. Jadi, dengan begitu bisa dipastikan WordPress dapat memunculkan fungsi-fungsi baru melalui fitur plugin yang bersifat open source.

Oleh karena itu, CMS WordPress selalu melakukan update untuk memperbaiki kinerja yang ada pada WordPress dan mengikuti tren pembuatan web yang sedang booming di masanya. Namun, tidak semua pengguna website mau menerima update dari CMS ini, dikarenakan fungsi automatic update sudah dipasang. Mau tidak mau WordPress mereka akan terupdate dengan sendirinya.

WordPress merupakan salah satu CMS yang bersifat open source yang dibangun dengan menggunakan PHP dan MySQL. Sejak kehadiran WordPress 3.7, fungsi automatic update mulai ditanamkan oleh pihak WordPress dengan tujuan agar penggunanya tidak perlu repot-repot lagi mengupdate WordPress mereka. WordPress 3.7 merupakan puncak dari WordPress, karena pada update tersebut sistem keamanan WordPress sudah terbilang cukup baik. Oleh karenanya, pada saat WordPress 3.7 ini dirilis, pihak WordPress akan terus melakukan update untuk meningkatkan keamanan dari WordPress itu sendiri.

Namun yang mengecewakan adalah WordPress 4.2, di mana pada WordPress tersebut banyak fungsi yang berubah dan tampilannya cukup menganggu para penggunanya. Meski diakui bahwa perubahan fungsi tersebut memang membantu, namun sebagian pengguna ada yang tidak menerimanya. Oleh karena itu banyak yang mematikan fungsi automatic update tersebut dan melakukan update secara manual. Jika kalian ingin mematikan fungsi automatic update tersebut, kalian cukup memasukan script define (‘WP_AUTO_UPDATE_CORE’, false); di dalam file wp-config.php.

Demikian lah cara mematikan fungsi automatic update WordPress. Namun ada baiknya kalian mengikuti update WordPress tersebut karena WordPress kalian akan lebih aman.

Presented By jakartawebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia

Jakarta Web Hosting Indonesia

Otomatisasi Nofollow Link di WordPress

Otomatisasi Nofollow Link di WordPress

Otomatisasi Nofollow Link di WordPress

Otomatisasi Nofollow Link di WordPress

Menambahkan link eksternal atau yang biasa disebut backlink memang merupakan hal berharga bagi SEO. Baclink sendiri terkenal ampuh untuk mendapatkan trafik sebuah website, dan pembahasan tentang backlink pun sudah banyak dibicarakan di forum-forum yang terkait dengan SEO atau bisnis online.

Ada hal yang perlu diingat bahwa meletakan backlink harus di website yang berkualitas dan masih relavan dengan niche website kita sendiri. Banyak penggemar backlink yang melakukan pembuatan link eksternal secara dofollow, hal ini wajar saja dilakukan karena apabila link tersebut diklik maka akan menuju tautan atau halaman web yang disisipkan pada link tersebut. Namun pada kesempatan kali ini kami tidak akan membahas tentang link eksternal yang dilakukan secara dofollow, melainkan akan membahas tentang nofollow.

Pembahasan kali ini lebih berfokus untuk membuat link eksternal nofollow secara otomatis di WordPress. Sebelumnya, mari kita ketahui dulu pengertian dari nofollow link. Nofollow link dibuat dengan tujuan agar menciptakan link yang tidak akan diikuti oleh robot crawler. Biasanya, para SEO juga menggunakan nofollow link untuk mencegah praktek spam dan memperbaiki struktur website tersebut.

Dengan memberikan nofollow link, user lain akan menuju link yang kita berikan secara sukarela, jadi dengan kata lain pengunjung yang kita dapat adalah pengunjung asli yang tertarik oleh website kita. Namun sayangnya, praktek link building secara nofollow ini banyak ditinggalkan oleh para SEO. Hal ini dikarenakan nofollow link dianggap lebih lambat untuk mendapatkan jumlah trafik daripada hasil yang didapat dari dofollow link.
Sekarang saatnya membahas cara membuat link eksternal nofollow secara otomatis di WordPress. Langkah-langkah yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.

  1. Download dan Install Plugin Eksternal Link WordPress.
  2. Aktifkan Plugin tersebut lalu masuk kepengaturan Plugin melalui Setting => Eksternal Links.
  3. Lakukan konfigurasi Plugin sesuai pilihan kalian. Centang konfigurasi yang kalian anggap perlu namun yang pasti jangan lupakan untuk mencetang Add Nofollow.

Dengan ketiga langkah tersebut kalian sudah bisa memberikan nofollow link secara otomastis, selamat mencoba!

Presented By Jakartawebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia

Jakarta Web Hosting Indonesia

 

Tutorial Menjadwalkan Postingan WordPress

Tutorial Menjadwalkan Postingan WordPress

Tutorial Menjadwalkan Postingan WordPress

Tutorial Menjadwalkan Postingan WordPress

Membuat artikel adalah salah satu keharusan apabila kita memiliki sebuah blog. Salah satu faktor sebuah blog akan terlihat aktif oleh mesin pencari adalah dengan rutin melakukan update atau posting artikel.

Karena berdasarkan para master SEO yang sudah lama berkecimpung di dunia SEO, blog yang secara rutin mengupdate artikelnya dapat menjaga posisi indeks blog tersebut agar naik ke posisi yang lebih tinggi dalam hasil pencarian.

Banyak blogger lama maupun blogger baru yang seringkali kesusahan mendapatkan ide untuk tulisannya. Jika teman-teman merupakan seorang blogger yang mempunyai masalah seperti itu, maka ada baiknya kalian menjadwalkan postingan kalian.

Kalian bisa membuat ide tulisan terlebih dahulu dan menyimpannya dalam draft, sehingga dengan begitu, jika keesokan harinya kalian tidak menemukan ide tulisan untuk artikel, kalian masih mempunyai ide cadangan. Demi menjaga posisi indeks, memposting satu artikel dalam satu hari sudah lebih dari cukup.

Dengan cara seperti itu, kalian bisa lebih fokus untuk memikirkan topik apa yang kiranya akan dijadikan artikel nantinya. Jika kalian menggunakan blog WordPress, kalian akan terbantu oleh fungsi yang diberikan WordPress, yaitu menjadwalkan artikel untuk dipublish secara bergantian.

Sistem penjadwalan ini disediakan dalam bentuk hari, bulan, tahun, jam dan menit. Jadi apabila kalian berhasil menghasilkan empat artikel dalam sehari, kalian bisa mempublish satu dari empat artikel tersebut dan tiga artikelnya bisa kalian save sebagai draft dan melakukan penjadwalan untuk waktu publishnya. Berikut langkah-langkah mensetting penjadwalan postingan pada blog WordPress.

  1. Save draft artikel yang tidak ingin kalian publish pada hari itu.
  2. Setelah itu, pilih Publish Immediately dan tentukan tanggal dan waktu untuk mempublish artikel tersebut, lalu klik OK dan Publish.

Dengan dua langkah tersebut, kalian bisa membuat blog WordPress terlihat rutin terupdate oleh mesin pencari dan dapat menjaga posisi indeks blog WordPress kalian. Mudah, bukan? Selamat mencoba!

Presented By Jakartawebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia

Jakarta Web Hosting Indonesia