Month: February 2017

Cara Mengganti Password WordPress Dari PhpMyAdmin

Cara Mengganti Password WordPress Dari PhpMyAdmin

Cara Mengganti Password WordPress Dari PhpMyAdmin

Bisakah saya mengganti password WordPress dari PhpMyAdmin? Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengganti password WordPress, dan salah satunya cara menggantinya bisa dari PhpMyAdmin. Dan kali ini kami akan membahas mengenai caranya ini.

Seperti yang kita tahu bahwa kita bisa mengganti password WordPress dengan login ke Dashboard WordPress, namun terkadang kita tidak punya akses ke email yang terhubung ke akun yang ingin kita ubah. Cara yang bisa dilakukan adalah dengan mengakses database menggunakan PhpMyAdmin.

Mengganti Password WordPress Dari PhpMyAdmin

Sebagai content management system (CMS) yang paling banyak digunakan di internet, dimana CMS ini mentenagai 25% dari semua website di internet. Website WordPress sering menjadi target serangan keamanan.

Jika kamu tidak mengupdate software WordPress baik file inti atau core maupun pluginnya, maka website kamu sering menjadi target serangan, dan terkadang kamu bisa kehilangan akses untuk masuk ke dashboard wp-admin. Semua pengguna akan kehilangan email login dan juga passwordnya dan kamu tidak bisa mengganti passwordnya ini dari dashboard.

Cara yang bisa kamu lakukan adalah dengan masuk ke control panel dan gunakan tool PhpMyAdmin.

Cara Mereset / Mengganti Password WordPress Dari PhpMyAdmin

Yang pertama harus dilakukan adalah login ke control panel. Jika kamu menggunakan control panel cPanel, login ke dalam cPanel, kemudian masuk ke databases dan kemudian pilih pilihan PhpMyAdmin.

Untuk mengetahui database dari WordPress kamu, kamu bisa melihatnya dari file wp-config.php yang ada dilokasi di dalam direktori root dari instalasi WordPress. Berikut ini adalah contoh dari file wp-config.php, dimana kamu bisa melihat detil database:

/** The WordPress Database Name */
define('DB_NAME', 'wordpresshostingindonesia_wordp1');

/** MySQL database username */
define('DB_USER', 'wordpresshostingindonesia_wordp1');

/** MySQL database password */
define('DB_PASSWORD', 'database_password');

/** MySQL hostname */
define('DB_HOST', 'localhost');

Pada contoh ini, nama database adalah:

define('DB_NAME', 'wordpresshostingindonesia_wordp1');

Dan tentu saja nama database website kamu akan berbeda dengan kami.

Setelah tahu nama database WOrdPress kamu, sekarang buka lagi PhpMyAdmin, dan pada kolom pencarian, kamu akan melihat semua database, termasuk WordPress.

Pilih dan klik nama database yang sudah kamu ketahui. Setelah itu akan terbuka daftar tables yang dimulai dengan “wp_” prefix.

Kemudian cari table wp_users, klik pada table database. Hal ini akan membuka daftar akun pengguna website WordPress kamu. Klik pada ikon Edit dari pengguna yang kamu ingin ganti passwordnya.

Edit pada kotak user_pass untuk mengganti password WordPress. Pilih MD5 pada pilihan drop-down pada kotak function.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Cara Transfer Blogger ke WordPress

Cara Transfer Blogger ke WordPress

Cara Transfer Blogger ke WordPress

Blogger merupakan tool blog yang disediakan gratis oleh Google. Dengan tool ini kamu dapat dengan mudah membuat blog, tanpa ribet sewa web hosting agar blog kamu bisa tayang di internet. Namun platform ini memiliki keterbatasan, seperti misalnya hanya tersedia sedikit template untuk mempercantik blog kamu.

Jika kamu mempunyai rencana untuk pindah dari Blogger ke WordPress, karena blog kamu bertambah besar dan kamu ingin mengembangkannya. Ikuti langkah-langkah dibawah ini untuk transfer Blogger ke WordPress. Namun yang saya bahas ini bukannya WordPress.com seperti Blogger, tetapi WordPress dimana kamu harus menyewa web hosting sendiri.

Cara Transfer Blogger ke WordPress

1. Cari Web Hosting Baru

Jika pada Blogger kamu tidak perlu repot menyewa web hosting dan melakukan setup. Dengan menggunakan WordPress kamu harus mencari web hosting dan melakukan setup. Untuk mudahnya kamu bisa mencari penyedia hosting yang menawarkan paket WordPress Hosting yang mendukung instalasi hanya dengan beberapa klik. Ada banyak penyedia web hosting yang menyediakan layanan tersebut.

2. Ekspor Blog Blogger

Setelah dapat dan men-setup WordPress Hosting, kini kamu harus transfer Blogger ke WordPress, mentransfer kontennya.

Untuk melakukannya, login ke dashboard Blogger dan masuk ke menu Settings->Other. Pada halaman ini klik pada tombol ‘Back Up Content’ dibawah bagian ‘Import & Back Up.’ Simpan file back-up di tempat yang aman. File ini disimpan dalam format .xml.

3. Impor Konten ke WordPress

Setelah mempunyai file back-up, kini kita harus mengimpornya ke website WordPress. Hal ini bisa kamu lakukan setelah proses setup WordPress di server kamu selesai. Masuk ke dashboard WordPress dan masuk ke menu Tool-> Import.

Kamu akan melihat pilihan Blogger. Jika kamu belum pernah menggunakannya, maka kamu harus memilih Install Now dulu untuk mengaktifkan fitur ini.

Setelah proses instalasi selesai akan muncul pilihan Activate Plugin & Run Importer. Klik tombol tersebut, dan sekarang pilih file .xml dari back-up di langkah 2.

4. Switch Permalinks

Permalink merupakan bagaimana URL kamu di-struktur. Karena kamu mengimport semua konten dari Blogger, maka kita harus mengubah struktur URL-nya semirip mungkin dengan Blogger.

Dari dashboard WordPress masuk ke menu Settings-> Permalinks. Lalu pilih pilihan Month and name. Hal ini yang paling mirip dengan struktur URL Blogger.

5. Redirect dari Blogger ke WordPress

Sekarang kita akan me-redirect blog Blogger ke website WordPress yang baru. Kita akan melakukannya pada site-level dan juga per-post basis. Hal ini memastikan semua yang mengunjungi blog Blogger kamu akan di-redirect ke website WordPress.

Kita bisa memasang plugin yang bernama Blogger 301 Redirect untuk membantu hal tersebut. Install kemudian aktifkan plugin ini, lalu ikuti instruksinya.

Sekarang, kita harus me-redirect RSS feed ke WordPress feed yang baru.

Buka dashboard Blogger, klik Add disebelah Post Feed Redirect URL. Masukan URL dari WordPress feed kamu saat ini.

6. Impor Gambar

Terkadang tidak semua gambar di transfer dari Blogger ke WordPress. Untuk mengembalikan semua gambar, kamu harus meng-upload ulang semua gambar yang tidak tertransfer. Cari gambar aslinya dan download, kemudian tambahkan ke WordPress. Dari dashboard WordPress, masuk ke Media-> Add New, dan upload gambar-gambar yang diinginkan.

Transfer dari Blogger ke WordPress memang tidaklah terlalu sulit, tetapi membutuhkan waktu.

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Hacker Incar Website WordPress Yang Tidak Update

Hacker Incar Website WordPress Yang Tidak Update

Hacker Incar Website WordPress Yang Tidak Update

Hacker tidak membutuhkan waktu lama bagi mereka yang lambat untuk mengupdate website WordPress-nya ke versi WordPress terbaru. Seperti yang kita tahu bahwa update terbaru adalah WordPress 4.7.2.

Update WordPress terbaru tersebut dirilis ke publik pada tanggal 26 Januari 2017. Dimana update terbaru ini memperbaiki isu termasuk cross-site scripting dan celah SQL inejction, serta masalah pada taxonomy terms.

Peneliti keamanan dari Sucuri, yang secara pribadi mengungkapkan celah pada WordPress, mengatakan bahwa ada sekitar empat campaign yang berbeda yang menargetkan website WordPress yang masih belum diupdate. Padahal WordPress telah menambahkan fitur untuk update otomatis, namun banyak pengguna yang memilih untuk menon-aktifkan fitur ini dan menguji update sebelum mereka menggunakannya pada website yang penting.

Keempat campaign ini melakukan scan massal di internet mencari website WordPress yang masih menjalankan WordPress versi yang rentan dan mencoba untuk mengeksploitasi celah yang ada. Sebagai besar serangan dimual dalam waktu dua hari dari pengungkapan publik dan mengarahkan ke website defacements.

Campaign terbesar telah menyerang lebih dari 66.000 website WordPress, dan angka tersebut akan terus bertambah seiring dengan Google membuat index baru dari halaman website. Sucuri mengidentifikasi kelompok ini sebagai w4l3XzY3 dan memiliki empat alamat IP yang digunakan dalam defacements: 176.9.36.102, 185.116.213.71, 134.213.54.163 dam 2a00.1a48.7808.104.9b57.dda6.eb3c.61e1.

Tiga campaign lainnya telah menyerang sekitar 500 website WordPress untuk setiap masing-masing campaign. Sucuri mengidentifikasi ketiganya sebagai Cyb3r-Shia, By+NeT.Defacer, dan By+Hawleri_hacker.

Celah memang terdengar sepele, namun dapat dieksploitasi dan hacker dapat mengeksploitasinya celah tersebut untuk memodifikasi konten pada halaman website, atau untuk membuat serta menghapus posting.

Website administrator sangat disarankan untuk segera meng-update versi WordPress yang digunakannya menjadi versi yang paling baru. Atau berisiko merusak reputasi website WordPress mereka di mesin pencari seperti Google.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

5 Plugin WordPress Powerful Yang Bisa Kamu Jajal

5 Plugin WordPress Powerful Yang Bisa Kamu Jajal

5 Plugin WordPress Powerful Yang Bisa Kamu Jajal

Ketika kamu berjalan-jalan untuk mencari plugin di direktori resmi WordPress, pertama pasti kamu akan kagum karena tersedia puluhan ribu plugi. Namun hal tersebut juga bisa membuat kamu bingung memilih, plugin WordPress apa yang seharusnya dipasang pada website saya.

Jika kamu sedang mencari beberapa fungsi untuk website WordPress kamu, mengkin diantara 5 plugin WordPress powerful ini sesuai dengan apa yang sedang kamu cari.

1. Google Analytics WD

Apapun website WordPress kamu, plugin WordPress powerful ini sebaiknya kamu pasang di website kamu. Karena plugin ini menawarkan fungsi untuk memberikan data-data seperti data audiens website kamu, traffic, sumber traffic, keyword, user geolocation, kecepatan website, dan juga AdSense dan AdWords. Dengan data-data tersebut kamu dapat melakukan analisis untuk meningkatkan performa dari website kamu, agar bisa mendatangkan lebih banyak pengunjung.

2. Slider WD

Slider WD merupakan plugin WordPress powerful yang memungkinkan pengguna untuk menambahkan slider responsif yang tidak terbatas, dan pengguna bisa mengubah gayanya dan menambahkan konten media. Pengguna dapat menambahkan gambar ataupun video pada silde dan menampilkannya dengan lebih dari 25 efek transisi, layer, efek carousel dan parallax, menambahkan tombol dan memiliki banyak fitur desain lainnya.

Selain itu plugin ini juga menawarkan fungsi untuk memberi watermark pada gambar, proteksi klik kanan, duplikasi slide dan memungkinkan untuk meng-upload beberapa gambar dalam satu waktu. Pengguna juga bisa meng-embed media dari situs seperti YouTube, Instagram, Flickr dan lainnya, dan menggunakan efek filmstrip untuk membuatnya lebih menarik.

3. OptinMonster

OptinMonster ini harus kamu pasang di website kamu jika kamu ingin menambah daftar email dan mengkonversi pengunjung menjadi subscriver. Plugin ini datang dengan fitur yang powerful untuk membuat formulir dalam beberapa tipe seperti floating header dan footer bar, scroll triggered box, in-line form, welcome gates, mobile specific form dan lainnya.

Plugin ini menggunakan teknologi yang memungkinkan kamu untuk melacak perilaku pengunjung dan menjangkau setiap pengunjung website kamu.

4. Sucuri

Sucuri merupakan plugin WordPress powerful untuk mengamankan website kamu. Plugin ini memiliki beberapa tool seperti security activity audit logging, file integrity monitoring, remote malware scanning, blackist monitoring, post-hack security actions dan fitur lainnya untuk memastikan website kamu tetap aman. Jika ada yang berubah pada website kamu, plugin ini dapat secara instan memberitahu kamu dimana masalah tersebut terjadi.

5. Duplicate Post

Plugin Duplicate Post dapat membantu kamu membuat clone atau copy dari post dan juga page dari website kamu atau mengeditnya sebagai draft. Setelah kamu mengaktifkan plugin ini adan ditambahkan pilihan ‘Clone,’ ‘New Draft,’ dan ‘Copy to a new draft’ dibawah judul post/page. Plugin ini juga memungkinkan kamu untuk memberikan batasan agar tidak bisa mengkloning tipe post tertentu, dan juga membuat user roles untuk mengatur siapa yang dapat menggunakan fitur kloning.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Cara Memperbaiki Error Upload Failed di WordPress

Cara Memperbaiki Error Upload Failed di WordPress

Cara Memperbaiki Error Upload Failed di WordPress

Pernahkan kamu mengalami kejadian error ‘Upload: Failed to write file to disk’ ketika meng-upload file di WordPress? Error upload failed ini sering terjadi dan dapat membuat pengguna pemula panik. Pada artikel kali ini, kami akan menunjukan cara untuk memperbaiki error upload failed di WordPress ini.

Apa Yang Menyebabkan Error Upload Failed to Write File to Disk di WordPress?

Error upload failed ini sering terjadi karena beberapa hal. Namun, yang paling sering terjadi adalah kesalahan pada folder permissions. Setiap file dan folder dari website WordPress kamu menggunakan permission. Dan server mengontrol akses berdasarkan permissions ini.

Dengan permissions pada folder yang tidak benar, maka kita tidak bisa menulis file pada server. Ini berarti server tidak dapat membuat atau menambahkan file ke folder tertentu.

Memperbaiki Error Upload Failed to Write to Disk Error di WordPress

Pertama, kamu harus terhubung ke website WordPress menggunakan aplikasi FTP client seperti FileZilla.

Setelah berhasil masuk, kamu perlu untuk mengklik kanan pada folder wp-content dan pilih file permissions.

Akan terbuka box dialog untuk mengganti file permissions, dengan tiga pilihan permission owner, groud dan public. Kamu tinggal masukan saja nilai 755 pada kolom Numeric value. Setelah itu centang pada box “Recurse into subdirectories.” Dan terakhir adalah pilih pada pilihan “Apply to directories only.” Klik OK.

FTP client sekarang sudah menentukan folder permission ke 755 dan meng-apply-nya kesemua sub-folder yang ada di dalam wp-content. Hal ini termasuk folder upload dimana semua menyimpan semua gambar.

Setelah menentukan permission untuk folder, kini kita akan menentukan permission untuk file.

Masih sama pada folder wp-content klik kanan dan pilih file permission. Masukan nilai 644 pada kolom numeric value, kemudia centang pada kotak ‘Recurse into subdirectories.’ Dan terakhir pilih pada pilihan “Apply to files only” dan klik OK.

Sekarang semua file yang ada di folder wp-content sudah memiliki permissions 644. Kini kamu bisa mencoba kembali ke website WordPress dan coba upload kembali file atau gambar yang diinginkan.

 

Bagi kamu yang sedang mencari hosting, Jakartawebhosting.com menyediakan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.