Category: CMS

Alasan Kenapa Harus WordPress

Alasan Kenapa Harus WordPress

Ada banyak sekali pilihan CMS yang bisa kamu gunakan untuk membuat blog atau website, salah satunya adalah WordPress. Selain itu ada CMS (Content Management System) lain yang bisa kamu gunakan seperti Blogger, Joomla, Drupal, dan masih banyak lagi. Lalu kenapa harus WordPress? (more…)

7 Cara Mempercepat Kinerja WordPress

7 Cara Mempercepat Kinerja WordPress

7 Cara Mempercepat Kinerja WordPress

Kinerja dari website menjadi hal yang sangat penting untuk kesuksesan website yang kamu buat. Sudah banyak studi yang mengungkap bahwa jika website kamu tidak terbuka dalam waktu 3 detik, maka pengunjung akan langsung menutup website kamu.

Hal ini juga berlaku pada situs eCommerce, jika websitenya memiliki kinerja yang lambat resikonya adalah bisa kehilangan penjualan. Menurut studi dari Kissmetrics, jika website terlambat terbuka 1 detik, maka akan kehilangan conversion rate hingga 7%, kehilangan page view hingga 11%, dan mengurangi kepuasan pelanggan hingga 16%.

Tentunya kamu tidak ingin hal ini terjadi pada website, dan kamu harus memaksimalkan potensi yang dimilikinya. Website dibangun menggunakan CMS, jika kamu mempunyai website yang dibangun dengan menggunakan CMS WordPress.org, berikut ini adalah cara untuk mempercepat kinerja WordPress.

1. Analisa kinerja website WordPress

Sebelum menerapkan berbagai cara untuk membantu mempercepat kinerja WordPress, kamu harus melakukan scan website WordPress kamu terlebih dahulu. Melakukan analisa kinerja dan mengecek apa yang menyebabkan kinerjanya turun.

Jika kamu telah mengidentifikasi isu tersebut, cara selanjutnya adalah mulai memperbaikinya untuk mempercepat kiner WordPress. Ada banyak plugin untuk membantu menganalisa kinerja website WordPress, salah satunya adalah P3 (Plugin Performance Profiler).

Setelah memasang plugin P3, klik tab P3 Plugin Profile, di menu Tools klik tombol Star Scan-> Auto Scan. Hasil dari analisa ini akan langsung dikirimkan via email, jadi kamu bisa mengirim laporan hasilnya ke tim support atau programmer yang membuat website kamu, jadi jika kamu tidak mengerti hasilnya kamu bisa meminta tolong kepada mereka untuk memperbaikinya. Atau kamu juga bisa mengunjungi halaman FAQ atau help section.

2. Mempercepat kinerja WordPress melalui pengoptimal gambar

Seperti yang kita tahu bahwa satu website memiliki banyak sekali gambar, dimana semakin besar ukuran gambar maka yang akan didownload oleh pengunjung juga semakin besar, hal inilah yang dapat membuat semakin lama website kamu untuk terbuka.

Jadi untuk mempercepat kinerja WordPress, kamu harus mengoptimalkan gambar yang sudah ada di website atau gambar yang baru akan kamu upload. Untuk caranya kamu bisa melihatnya di artikel ini.

Pages: 1 2

Update WordPress Kamu Sekarang, Dua Celah Keamanan Terungkap

Alasan Kenapa Harus WordPress

Update WordPress Kamu Sekarang, Dua Celah Keamanan Terungkap

WordPress baru saja merilis update WordPress 4.6.1. Rilis terbaru merupakan rilis untuk menutup celah keamanan pada versi sebelumnya, dan WordPress sangat menyarankan agar semua penggunanya untuk segera melakukan update. (more…)

Tutorial WordPress: Cara Memindahkan WordPress ke dalam XAMPP

Tutorial WordPress: Cara Memindahkan WordPress ke dalam XAMPP

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai cara memindahkan file instalasi wordpress ke dalam XAMPP. Supaya wordpress dapat diakses secara lokal, file instalasi wordpress yang telah kamu download harus dipindahkan ke dalam folder khusus, yaitu XAMPP: htdocs.

Seperti yang kita ketahui bahwa wordpress merupakan sekumpulan halaman-halaman PHP yang disatukan ke dalam sebuah folder. File wordpress tersebut biasanya berbentuk zip. Pada contoh kali ini, file yang kami gunakan adalah wordpress-4.1.zip.

Bukalah file zip tersebut menggunakan aplikasi kompresi file seperti Winzip, Winrar, ataupun Windows Explorer.

Tutorial WordPress: Cara Memindahkan WordPress ke dalam XAMPP

Tutorial WordPress: Cara Memindahkan WordPress ke dalam XAMPP

Di dalam file ini, kita akan mendapati sebuah folder dengan nama wordpress. Folder inilah yang berisi seluruh file-file PHP yang membentuk wordpress. Biasanya, di dalam  sebuah folder wordpress terdapat lebih dari 1100-an file PHP dan berbagai folder internal lainnya yang membentuk wordpress.

Memindahkan File Instalasi WordPress ke dalam XAMPP

Jika kamu ingin mengakses wordpress, file-file wordpress tersebut harus dipindahkan ke dalam XAMPP. Folder XAMPP yang dimaksud adalah folder khusus yang bernama htdocs. Folder htdocs ini berada di dalam folder induk XAMPP. Apabila kamu belum tahu, htdocs merupakan folder khusus di dalam XAMPP yang berfungsi untuk menampung seluruh file HTML, CSS, JavaScript, dan PHP agar bisa diakses melalui web browser.

Pidahkanlah folder wordpress kamu sebelumnya ke dalam folder htdocs ini. Pastikan yang dipindahkan adalah folder wordpress, bukan file wordpress-4.1.zip.

Setelah seluruh isi folder wordpress dipindahkan ke htdocs, kamu bisa memulai proses instalasi wordpress. Jalankanlah XAMPP, lalu buka alamat localhost/wordpress. Maka halaman awal proses instalasi wordpress akan tampil pada web browsermu. Bagaimana? Cukup mudah bukan? Selamat mencoba!

Presented By, Jakarta Web Hosting

Jakarta Web Hosting Indonesia

Jakarta Web Hosting Indonesia

Mengenal Tema WordPress Twenty Fifteen

Mengenal Tema WordPress Twenty Fifteen

Mengenal Tema WordPress Twenty Fifteen

Mengenal Tema WordPress Twenty Fifteen

Jika pada artikel sebelumnya kami pernah membahas tentang tema WordPress secara umum, pada kesempatan kali ini kami akan membahas tema default WordPress, yaitu twenty fifteen. Seperti yang sudah kalian ketahui bahwa tema di dalam WordPress merupakan tampilan luar dari sebuah website. Ini dapat diibaratkan sebagai skin atau kulit website. Dalam CMS lain, tema dikenal dengan sebutan template.

Tema WordPress Twenty Fifteen

Tema WordPress twenty fifteen merupakan tema default bawaan wordpress versi 4.1 ke atas. Twenty fifteen, atau yang dalam bahasa Indonesia berarti duaribu limabelas. Mengapa dinamakan demikian? Ini karena penamaan tema default WordPress tersebut merujuk pada nama tahun.

Kita menggunakan versi WordPress yang dirilis pada tahun 2015, maka tema bawaannya bernama twenty fifteen. Dalam WordPress, tampilan setiap tema sangat berfariasi. Tidak jarang sebuah tema datang dengan puluhan bahkan ratusan setingan khusus yang kadang cukup rumit. Untungnya, tema twenty fifteen ini cukup sederhana. Tema ini lebih ditujukan untuk website bertipe Blog dengan konten utama yang terdiri dari dua bagian, yakni sidebar di sisi kiri, dan isi website di sebelah kanan.

Sidebar berisi konten tambahan seperti menu, link ke artikel, iklan, dan lain-lain. Setiap tema memiliki jumlah sidebar yang berbeda-beda. Ada yang berisi satu sidebar saja (seperti Twenty Fifteen ini), dua sidebar (di kiri dan kanan), atau tanpa sidebar sama sekali. Jika kalian ingin mengubah tampilan tema ini, kalian bisa mengaksesnya dari halaman administrasi WordPress.

Di bagian tengah ke kanan, terdapat konten utama website. Secara default, tema ini berisi tampilan artikel (dikenal sebagai post) yang disusun berdasarkan kronologis, di mana post terbaru akan muncul di bagian atas. Tema twenty fifteen ini juga sudah mengikuti perkembangan web design terbaru, seperti design responsive (Responsive Web Design), sehingga tampil sempurna di layar tablet atau smartphone.

Presented By Jakartawebhosting.com

Jakarta Web Hosting Indonesia

Jakarta Web Hosting Indonesia