Category: Info

Alasan Kenapa Harus WordPress

Alasan Kenapa Harus WordPress

Ada banyak sekali pilihan CMS yang bisa kamu gunakan untuk membuat blog atau website, salah satunya adalah WordPress. Selain itu ada CMS (Content Management System) lain yang bisa kamu gunakan seperti Blogger, Joomla, Drupal, dan masih banyak lagi. Lalu kenapa harus WordPress? (more…)

Plugin CloudFlare Untuk WordPress Resmi Dirilis

Plugin CloudFlare Untuk WordPress Resmi Dirilis

Plugin CloudFlare Untuk WordPress Resmi Dirilis

CloudFlare merupakan perusahaan asal Amerika Serikat yang menyediakan layanan global CDN (Content Delivery Networt) dan layanan keamanan website, baru saja mengumumkan telah merilis plugin WordPress yang dapat membantu pengguna WordPress memasang sistem keamanan dasar dan meningkatkan kinerja website yang dibuatnya.

Plugin ini dipanggil dengan nama ‘CloudFlare,’ dan sudah tersedia di WordPress Plugins Directory. Untuk menggunakannya pengguna terlebih dahulu harus mendaftar akun CloudFlare, dan memindahkan beberapa komponen websitenya ke infrastruktur milik CloudFlare. Tersedia dua versi plugin CloudFlare yang berbayar dan yang gratis, untuk versi yang berbayar memiliki fitur-fitur yang lebih banyak.

Plugin CloudFlare ini memungkinkan pengguna untuk menerapkan fitur keamanan dasar, menjalankan Web Aplication Firewall (hanya untuk versi berbayar), dan juga bisa membuatkan cache untuk website penggunanya. Plugin ini juga memiliki tombol “Purge Cache” yang memungkinkan admin untuk menghapus cache yang telah dibuat oleh CloudFlare dan membuat cache yang baru.

Fitur yang ditawarkan plugin CloudFlare versi gratis

Plugin CloudFlare menyediakan setting one-click security, fitur ini membawa perubahan pada sektor keamanan dan juga dapat meningkatkan kinerja website. Sebagai contoh, plugin CloudFlare akan secara otomatis meminimalkan Java Script, CSS dan HTML code, dan akan membuat cache website kamu untuk periode standar 4 jam, menon-aktifkan dukungan IPv6, dan menghilangkan hotlink protection.

Plugin ini juga bisa digunakan untuk menyembunyikan alamat email dari bots, mengaktifkan IP geolocation untuk menghadirkan konten yang lebih cepat kepada pengunjung dengan menggunakan jaringan CloudFlare yang ada diseluruh dunia, dan mengaktifkan server-side excludes untuk menyembunyikan konten dari sumber traffic yang mencurigakan.

Selain itu plugin dari CloudFlare ini juga menyediakan tool analytics yang dapat digunakan untuk melihat total jumlah pengunjung di website pengguna, dapat menghemat bandwidth, dan memblok berbagai ancaman.

Secara teknis plugin ini sebenarnya sudah tersedia dari beberapa waktu lalu, tetapi CloudFlare hanya merilisnya melalui situs resminya saja. Dan sekarang plugin ini lebih mudah untuk dipasang melalui built-in plugin WordPress installation tools.

 

Jakartawebhosting.com menyediakan layanan WordPress Hosting, dengan kecepatan dan stabilitas pusat data dan server yang baik, up time server 99,9%, team support yang siap membantu 24 jam dan biaya langganan yang menarik.

Apa Saja Yang Baru di WordPress 4.6

Apa Saja Yang Baru di WordPress 4.6

Apa Saja Yang Baru di WordPress 4.6

WordPress baru saja merilis update besar WordPress 4.6 tepat pada perayaaan hari kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2016. Update terbaru ini membawa berbagai peningkatan di beberapa sektor dan juga memperbaiki beberapa bugs. Inilah fitur-fitur baru yang dibawa oleh WordPress 4.6.

1. Loading WordPress 4.6 admin lebih cepat

Tampilan interface admin WordPress 4.6 kini menggunakan native system font yang dipasang pada komputer yang digunakan oleh pengguna untuk mengelola WordPress. Hal ini membuat loading halaman admin WorPress menjadi lebih cepat.

2. Update Plugin & Themes yang semakin cepat

Update plugins dan themes pada WordPress 4.6 menjadi semakin lebih cepat. Dan juga tampilan updatenya telah diperbaharui.

3. Penambahan fitur pada editor

Setiap WordPress merilis versi terbaru pasti membawa fitur baru pada editor, begitu juga pada WordPress 4.6.

4. Mengecek broken link pada editor

Salah satu cara mengoptimalkan SEO adalah dengan menambahkan setidaknya satu link pada post yang kita buat. Terkadang kita kurang sempurna meng-copy URL, sehingga waktu pengunjung membuka link tersebut halaman situs tersebut tidak terbuka. Hal ini bisa menimbulkan persepsi yang buruk.

Pada update WordPress 4.6 ini ada penambahan fitur pada editor, dimana kini setiap kita menambahkan link akan langsung dicek. Jink link terdeteksi tidak bisa dibuka, maka akan di-highlight dengan titik-titik merah.

5. Perbaikan pada Auto-Save dan Recovery

Update WordPress baru ini membawa perbaikan untuk fitur auto-save. Kini pengguna dapat dengan mudah me-restore post dari backup browser dan auto-save, meski revisi telah di-disable.

6. Peningkatan Import Screen

WordPress mempunyai fitur import untuk mengimpor konten dari CMS lain seperti Blogger, Tumblr, dan lainnya. Plugin Import bisa diakses dari Tools-> Import. Pada update WordPress terbaru ini, fitur pada menu Import ditingkatkan menjadi lebih baik dan akses penuh.

7. Peningkatan Localization dan Translation

Translasi dari komunitas WordPress.org kini diberikan preferensi dengan plugin. Dan jQuery UI date picker kini ditampilkan dengan lokal yang lebih tepat. Serta sorting komentar dan bulan dalam beberapa bahasa kini telah ditangani dengan lebih baik.

8. Perbaikan bugs

Update WordPress baru juga memperbaiki berbagai bugs pada engine utamanya.

– Resource Hints untuk kinerja yang lebih baik
– Peningkatan Meta Registration
– Robust Request
– Persistent Comment Cache
– WP_Post_Type Class baru
– WP_Term_Query Class baru
– Update JavaScript Library
– API untuk Setting Validation dan Notifications
– Multisite kini lebih cepat dari sebelumnya.

Apakah kamu mempunyai situs yang menggunakan WordPress? Kamu bisa mengandalkan Jakartawebhosting.com untuk berlangganan WordPress Hosting dengan harga yang terjangkau.

Tutorial WordPress: Cara Mempercepat Loading Blog dengan Plugin Autoptimize

Tutorial WordPress: Cara Mempercepat Loading Blog dengan Plugin Autoptimize

Pada tutorial wordpress kali ini, kami akan membahas mengenai cara mempercepat loading blog menggunakan plugin autoptimize. Jika kamu pengguna blog atau website wordpress, artikel yang yang satu ini wajib kamu baca. Yuk, simak!

Mempercepat Loading Blog WordPress dengan Plugin Autoptimize

Apabila kamu ingin mempercepat loading blog wordpressmu, hal yang bisa kamu lakukan adalah dengan membuat source code blog se-simple mungkin. Buatlah baris kode yang sederhana dan seringkas mungkin. Ini karena web browser menampilkan websitemu ke user dengan membaca source code baris demi baris. Maka semakin banyak baris yang harus dibaca, makin lama pula websitemu akan muncul.

Kali ini, kami akan menggunakan plugin bernama autoptimize untuk merealisasikannya. Dengan plugin autoptimize, beberapa script pendukung seperti JavaScript atau CSS akan menjadi satu, sehingga loading blog terasa lebih cepat.

Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Download dan install plugin wordpress, lalu aktifkan autoptimize.
2. Masuk ke setting plugin autoptimize dan lakukan setting seperti gambar berikut.

Setting dari plugin autoptimize ini memang sederhana dan sangat simple, terdiri dari pilihan untuk mengoptimasi tiga unsur utama source code sebuah website (HTML, CSS dan JavaScript).

Dengan mengikuti tutorial ini, blog kamu nantinya akan loading lebih cepat dari biasanya. Namun, terdapat konsekuensi dari cara ini, yaitu pemakaian space hosting kamu akan jadi lebih banyak. Ini karena adanya space yang terpakai untuk menyimpan berkas yang teroptimasi dari plugin autoptimize ini.
Bagaimana? Cukup mudah mudah bukan mempercepat loading blog dengan plugin autoptimize? Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.

Tutorial WordPress: Cara Memindahkan WordPress ke dalam XAMPP

Tutorial WordPress: Cara Memindahkan WordPress ke dalam XAMPP

Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas mengenai cara memindahkan file instalasi wordpress ke dalam XAMPP. Supaya wordpress dapat diakses secara lokal, file instalasi wordpress yang telah kamu download harus dipindahkan ke dalam folder khusus, yaitu XAMPP: htdocs.

Seperti yang kita ketahui bahwa wordpress merupakan sekumpulan halaman-halaman PHP yang disatukan ke dalam sebuah folder. File wordpress tersebut biasanya berbentuk zip. Pada contoh kali ini, file yang kami gunakan adalah wordpress-4.1.zip.

Bukalah file zip tersebut menggunakan aplikasi kompresi file seperti Winzip, Winrar, ataupun Windows Explorer.

Tutorial WordPress: Cara Memindahkan WordPress ke dalam XAMPP

Tutorial WordPress: Cara Memindahkan WordPress ke dalam XAMPP

Di dalam file ini, kita akan mendapati sebuah folder dengan nama wordpress. Folder inilah yang berisi seluruh file-file PHP yang membentuk wordpress. Biasanya, di dalam  sebuah folder wordpress terdapat lebih dari 1100-an file PHP dan berbagai folder internal lainnya yang membentuk wordpress.

Memindahkan File Instalasi WordPress ke dalam XAMPP

Jika kamu ingin mengakses wordpress, file-file wordpress tersebut harus dipindahkan ke dalam XAMPP. Folder XAMPP yang dimaksud adalah folder khusus yang bernama htdocs. Folder htdocs ini berada di dalam folder induk XAMPP. Apabila kamu belum tahu, htdocs merupakan folder khusus di dalam XAMPP yang berfungsi untuk menampung seluruh file HTML, CSS, JavaScript, dan PHP agar bisa diakses melalui web browser.

Pidahkanlah folder wordpress kamu sebelumnya ke dalam folder htdocs ini. Pastikan yang dipindahkan adalah folder wordpress, bukan file wordpress-4.1.zip.

Setelah seluruh isi folder wordpress dipindahkan ke htdocs, kamu bisa memulai proses instalasi wordpress. Jalankanlah XAMPP, lalu buka alamat localhost/wordpress. Maka halaman awal proses instalasi wordpress akan tampil pada web browsermu. Bagaimana? Cukup mudah bukan? Selamat mencoba!

Presented By, Jakarta Web Hosting

Jakarta Web Hosting Indonesia

Jakarta Web Hosting Indonesia